Depresi, Polisi Amankan Warga Tanjung Marulak

Jakarta, PONTAS.ID – Diduga mengalami depresi lantaran gagal menjadi tim sukses, Hiksan Zul Fredi (33), warga Jalan Bukit Emas, Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, mengamuk dan melawan saat diamankan Polisi di rumahnya, Kamis (7/5/2020).

Hiksan Zul Fredi, diamankan setelah pihak Polsek Rambutan mendapat laporan dari warga penguna jalan yang sedang melintas di jalan raya, tepatnya di Jalan Sudirman kota Tebingtinggi.

“Pria tersebut dilaporkan warga karena mengamuk sambil membawa sebilah golok dan pisau untuk menakut-nakuti warga yang sedang melintas,” kata Kapolsek Rambutan AKP Suhartono pada wartawan.

Setelah mendapat laporan, petugas dari Polsek Rambutan bersama SPKT Polres Tebingtinggi lansung terjun kelokasi untuk mengamankan pelaku, jelas Suhartono.

Lanjut Suhartono, setelah diamankan, pelaku selanjutnya kita serahkan ke kantor Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan pihak keluarga pelaku. “Kemudian, oleh pihak keluarga, pria tersebut dibawa ke rumah sakit jiwa untuk menjalani perawatan,” jelas Kapolsek.

Secara terpisah, abang kandung pelaku Jumadi, kepada wartawan mengatakan, adiknya mengalami depresi pada tahun 2014. Dan kambuh tahun 2017. “Penyebabnya adik saya depresi, karena pernah gagal mendapat suara saat menjadi tim sukses di salah satu calon legislatif dari Partai Golkar,” terang Jumaidi.

Karena hasil suaranya tidak mencukupi kuota, lanjut Jumadi, menyebabkan adiknya merasa ketakutan karena seperti menerima bisikan ancaman.

“Dari situlah adiknya langsung trauma dan menjadi depresi. Apalagi, setelah orang tua kami meninggal dunia, adik ku semakin stres,” kata Jumaidi.

Penulis: David Simanjuntak
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleTagihan Listrik Melonjak Tak Wajar, PLN Harus Responsif
Next articleKontraktor Tunggak Upah 7 Miliar, Pekerja Segel Sekolah DKI