Pemprov DKI dan 4 BUMD Kembangkan Kawasan TOD

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno.

Jakarta, PONTAS.ID – Empat badan usaha milik daerah (BUMD) DKI Jakarta menandatangani kerja sama pembangunan transit oriented development (TOD) atau kawasan transit terpadu di Dukuh Atas, Jakarta Pusat serta di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Empat BUMD tersebut yakni PT MRT Jakarta, PT Jakarta Propertindo, PD Pasar Jaya, serta PD Pembangunan Sarana Jaya. Kerja sama tersebut merupakan pintu sinergi kerja sama dengan dunia usaha lain.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, penandatanganan kerja sama empat BUMD bertujuan mendorong kawasan berorientasi yang telah menjadi rencana kerja pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2017-2022.

Pria yang akrab disapa Sandi pun menerangkan, bahwa dua lokasi TOD di Dukuh Atas dan Lebak Bulus akan menjadi ikon yang memudahkan pelayanan masyarakat, dalam bermobilitas sekaligus menciptakan lapangan kerja baru dengan peluang ekonomi yang signifikan.

“Kita juga ingin sinergi BUMD ini mengirim pesan ke dunia usaha bahwa kita ingin bersinergi dengan dunia usaha lain. Jadi ini bukan hanya eksklusif. TOD Dukuh Atas akan jadi major kawasan TOD meski bukan jadi titik awal pemberangkatan,” kata Sandi, Rabu (1/8/2018).

Dia berharap Mass Rapid Transit (MRT) beroperasi pada Maret 2019. Menurut Sandi, ada tiga nilai yang diperlihatkan dalam kerja sama antar BUMD ini, yakni persaudaraan, performa juara, dan progresif (3P) yang menciptakan akumulasi kebermanfaatan bersama untuk warga.

“Melalui kerja sama dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat, kami berharap pembangunan di Jakarta akan terus memberi manfaat langsung sekaligus tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT), William Sabandar mengatakan bahwa untuk TOD di Dukuh Atas, masih dalam tahap perencanaan pengembangan kawasan. Salah satunya berupa penyiapan master plan dari kedua titik tersebut.

“Yang nanti akan jadi urban design guideline. Misalnya, TOD di Dukuh Atas akan terkoneksi transportasi umum di kawasan itu sehingga memudah dan menambah kenyamanan karena tersedianya pedestrian,transport hub dan taman,” tutur William.

Sedangkan untuk TOD di Lebak Bulus saat ini concept design-nya sedang dikerjakan dan akan selesai dalam waktu satu hingga dua bulan. “Yang jelas, untuk membangun TOD di dua kawasan ini kita menjalin kerja sama dan sinergi dengan berbagai mitra,” tandasnya.

Editor: Risman Septian

Previous articleKetua DPRD Apresiasi Anies Soal Kali Item, Tapi…
Next articleHalangi Jalur Sepeda, Tiang Listrik di Trotoar Asia Afrika Akhirnya Dibongkar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here