2023, Program Subsidi Pangan Murah DKI Jakarta Kembali Hiasi Pasar Klender SS

Konsumen Pangam Subsidi sedang melakukan transaksi di Pasar klender SS

Jakarta, PONTAS.ID – Program subsidi pangan DKI Jakarta tahun 2023 kembali menghiasi gerai-gerai di Pasar Jaya. Salah satunya, gerai Subsidi pangan yang hadir di Pasar Klender SS.

Kepala Pasar Klender SS, Diaptra Gadjah Mada mengatakan gerai pangan murah menyediakan bahan makanan yang disubsidi oleh pemerintah di antaranya daging ayam 1 ekor Rp 8.000, daging sapi 1 kg Rp 35.000, beras premium 5 kg Rp 30.000, ikan kembung 1 kg 6-9 ekor Rp 13.000, telur ayam 15 butir Rp 10.000, dan susu sapi 24 kotak Rp 30.000.

“Subsidi pangan ini adalah Program dari Pemerintah DKI Jakarta yang bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak dan warga Jakarta. Kami (pengelola pasar) hanya sebagai fasilitator saja,” ucap Diaptra Gajah Mada saat ditemui PONTAS.id di ruang kerjanya, Rabu (25/01/2023).

Mada sapaan akrabnya menerangkan, pengelola Pasar Klender SS juga mengawasi agar pendistribusian subsidi pangan tersebut berjalan lancar dan tertib.

“Kita tetap kontrol untuk memastikan stok subsidi pangan terpenuhi. Jangan sampai masyarakat yang sudah jauh-jauh datang untuk menikmati program pangan murah malah kehabisan stok,” imbuhnya

Dia menambahkan, antusias masyarakat penikmat subsidi pangan ini sangat banyak. Sebab itu pihaknya menyiagakan pihak keamanan untuk mengatur pendistribusian agar berjalan tertib demi meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, seperti rebutan dan kericuhan lainnya.

“Meskipun pemerintah pusat telah mencabut status PPKM, tapi kami tetap membatasi jarak satu meter agar tidak berjubel dan terjadi desak-desakan antar warga yang mengantri,” tandasnya

Pantauan PONTAS.id di lokasi, puluhan warga yang didominasi kaum ibu ini rela mengantre demi mendapatkan sembako murah. Mereka pun dengan tertib dan sabar menunggu giliran. Sayangnya, subsidi pangan murah ini tidak bisa dinikmati semua golongan.

Dikutip dari selebaran resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, berikut adalah syarat dan ketentuan pembelian bahan pangan murah tersebut.

1. Penerima KJP Plus wajib membawa ATM Bank DKI, Kartu Jakarta Pintar Plus PJLP (PHL, PPSU, dan lain-lain) penghasilan maksimal 1,1 UMP (Upah Minimum Provinsi)

2. Penghuni rusun wajib membawa ATM Bank DKI yang sudah di-reverso.

3. Lansia tidak mampu dan terdaftar, wajib membawa Kartu Lansia Jakarta.

4. Penyandang Disabilitas tidak mampu dan terdaftar, wajib membawa Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta.

5. Pekerja atau buruh ber-KTP DKI, maksimal 1,15 UMP dan terdaftar wajib membawa Kartu Pekerja Jakarta Kader PKK yang tidak mampu dan terdaftar wajib membawa ATM Bank DKI

6. Guru Non PNS dan Tenaga Kependidikan Non PNS (KKTI), penghasilan 1,1 UMP dan terdaftar wajib membawa ATM Bank DKI.

Penulis: Rahmat Mauliady
Editor: Fajar Virgyawan Cahya

 

Previous articleJokowi Minta Kemenkes Tak Bagikan Biskuit ke Anak untuk Cegah Stunting, Legislator: Kenapa Tidak Bagikan Susu dan Ikan!
Next articleWarga Antusias Sambut Kembali Pangan Murah di Gerai Pasar Pulogadung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here