Ramadhan, Pasar Jaya Klender SS Perkuat Fasilitas dan Keamanan

Diaptra Gadjah Mada (Kemeja putih) saat berbincang bersama Penggerak Pasar Rakyat, Dr lik Gayantini Ari SE, MBA,

Jakarta, PONTAS.ID – Menyambut bulan Ramadan, Pasar Klender SS, yang dikelola oleh Pasar Jaya, melakukan sejumlah perbaikan fasilitas dan menyiapkan strategi untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung. Hal ini disampaikan oleh Diaptra Gadjah Mada, Kepala Pasar Jaya Klender SS, saat ditemui PONTAS.id, Selasa 4 Maret 2025

Diaptra menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan beberapa perbaikan, termasuk pembelian mesin sampit tambahan (pompa air) untuk mengatasi masalah genangan air saat hujan deras. “Mesin sampit yang ada sebelumnya tidak mampu menampung volume air yang besar saat hujan lebat. Oleh karena itu, kami mengajukan pembelian mesin tambahan,” ujarnya.

Selain itu, Pasar Klender SS juga melakukan pengecatan ulang untuk mempercantik tampilan pasar. “Kami ingin pasar terlihat lebih indah dan menarik, terutama saat Ramadan. Beberapa pasar lain seperti Pasar Malam Sunan Giri juga telah melakukan hal serupa,” tambah Diaptra.

Perubahan Jam Operasional Karyawan

Menjelang Ramadan, jam operasional karyawan pasar juga mengalami penyesuaian. Biasanya, karyawan bekerja dari pukul 08.00 hingga 17.00, namun selama Ramadan, jam kerja dipersingkat menjadi pukul 08.00 hingga 15.00 dari Senin hingga Kamis, dan hingga pukul 15.30 pada Jumat. Meski demikian, jam operasional pasar tetap tidak berubah, yaitu dari pukul 05.00 hingga 17.00.

Lonjakan Pengunjung dan Antisipasi

Mas Mada sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa lonjakan pengunjung sudah mulai terlihat, terutama untuk pembelian sembako yang dibutuhkan untuk berbuka puasa dan sahur.

“Alhamdulillah, dua hari terakhir sudah ada peningkatan pengunjung, khususnya untuk pembelian sembako. Namun, lonjakan signifikan untuk pembelian pakaian dan perhiasan biasanya terjadi dua minggu menjelang Lebaran,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, pihak pengelola pasar telah menyiapkan sejumlah langkah. Salah satunya adalah pengaturan parkir yang lebih ketat. “Kami meminta petugas parkir untuk lebih aktif mengatur alur keluar masuk kendaraan agar tidak terjadi kemacetan di area pasar,” kata Diaptra. Pasar Klender SS memiliki 10 petugas parkir yang bertugas di titik-titik rawan kemacetan.

Selain itu, keamanan di dalam pasar juga ditingkatkan. Meski jumlah personel security tetap lima orang, pengawasan diperketat untuk mencegah kehilangan barang atau tindakan tidak diinginkan lainnya. “Kami meminta security untuk lebih memantau gerak-gerik pengunjung, terutama menjelang Lebaran,” ujarnya.

Dengan persiapan ini, Pasar Klender SS berharap dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama bulan Ramadan dan menjelang Lebaran. “Kami berkomitmen untuk menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung, serta memastikan pasar beroperasi dengan lancar,” tutup Diaptra.

 

Penulis: Rahmat Mauliady

Editor: Fajar Virgiawan Cahya

 

 

Previous articleKomite II Kunker ke NTT Lakukan Pengawasan Terhadap Pengelolaan Sektor Perkebunan
Next articleDPD Apresiasi Pemerintah Intervensi Penurunan Harga Tiket Pesawat