Jakarta, PONTAS.ID – Ratusan ton pipa air bekas hasil dari penggantian pipa di rumah susun sewa (Rusunawa) Marunda pada tahun 2019 lalu hilang ditelan bumi. Padahal, pipa bekas ini merupakan aset milik Pemprov DKI Jakarta yang berasal dari 8 blok rusun yang terdapat di rusun Marunda, Jakarta Utara.
Terungkapnya kasus hilangnya aset DKI di cluster B, C dan cluster D ini dilontarkan Ketua RW.11 Rusunawa Marunda, Paul Nangkur.
“Kalau di Cluster B salah satunya di Blok B11 RT.09 sebanyak 3 setengah lantai pipa itu hilang. Sedangkan yang seluruhnya hilang terjadi di cluster C dan D. Padahal jika dikumpulkan seluruhnya, pipa bekas tersebut bisa mencapat ratusan ton,” terang Paul Nangkur ketika ditemui PONTAS.id di Kantor Sekertariat RW.11, Rusunawa Marunda, Minggu (5/4/2020).
Namun Kepala Unit Pengelola Rusun (UPRS) Marunda, Ageng Darmintono mencoba berkelit atas hilangnya pipa bekas itu. Dia mengaku sebagian pipa besi disimpan di Kantor Pengelola Rusunawa Marunda yang terletak di cluster D.
Ageng mengatakan, pipa bekas bongkaran urusan tersebut merupakan urusan pemilik proyek yakni Bidang Rumah Susun, Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (PRKP) DKI Jakarta.
“Untuk yang di cluster A memang kami tarik ke pengelola. Sedangkan blok lain mungkin diangkut ke Dinas PRKP. Kami tidak selalu monitor. Tapi yang jelas sebagian besi limbah kami bawa ke Pengelola,” terang Ageng melalui ponselnya, Minggu (5/4/2020).
Ageng menegaskan, pihaknya tidak pernah memperjualkan limbah besi pipa air tersebut. “Besi bekas itu memang kami perbolehkan untuk dimanfaatkan kembali oleh warga sebagai pagar, panggung, pagar parkir kendaraan dan lain-lain. Yang jelas tidak boleh diperjual belikan untuk kepentingan pribadi ataupun kelompok,” tegasnya.
Namun saat PONTAS.id mencoba menelusuri keberadaan besi tersebut, terlihat hanya ada enam potong pipa besi di dekat kantor pengelola rusun. Sementara di Cluster B masih terdapat onggokan potongan pipa di dekat parkir kendaraan.
Penulis: Suwarto/Edi Prayitno
Editor: Pahala Simanjuntak


























