Keluarga Bantah Cabut Laporan Kematian Widi di Polda Jatim, Minta Kasus Diusut Tuntas

Pasuruan, PONTAS.ID – Isu yang menyebut keluarga almarhum Widi Nur Cahyono mencabut laporan polisi terkait kematian korban di Polda Jawa Timur dibantah oleh pihak keluarga. Kakak kandung korban, Nunuk Faridah, menegaskan laporan yang dibuatnya masih tetap berlaku dan tidak pernah dicabut.

Kasus kematian Widi Nur Cahyono, warga Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, hingga kini masih menyisakan tanda tanya. Di tengah proses penanganan perkara, beredar kabar bahwa keluarga korban telah mencabut laporan yang sebelumnya dibuat pada 4 Agustus 2026.

Laporan tersebut tercatat dengan Nomor: LP/B/1030/VIII/2026/SPKT/POLDA JAWA TIMUR tertanggal 4 Agustus 2026.

Menanggapi isu tersebut, Nunuk Faridah membantah telah menandatangani surat pencabutan laporan.

“Tidak, saya tidak pernah mencabut karena saya sendiri yang membuat laporan. Adanya isu atau berita yang berkembang di masyarakat itu tidak benar. Saya masih berharap kematian Widi bisa diungkap secara terang,” ujar Nunuk, Jumat (7/8/2026).

Senada dengan itu, Ketua Barisan Gus Dur (Brigade Gus Dur), Muslimin, menyatakan pihak keluarga tidak pernah mencabut laporan di Polda Jawa Timur.

“Seperti yang Anda dengar sendiri, kakak Widi Nur Cahyono tidak pernah mencabut laporannya di Polda Jatim. Hanya saja pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah. Kalau memang ada surat pernyataan pencabutan, kami mempertanyakan keabsahannya dan hal itu harus dibuktikan sesuai ketentuan hukum,” kata Muslimin.

Sebelumnya, Widi diamankan oleh sejumlah anggota Polsek Beji di tempat kerjanya yang berada tidak jauh dari kediamannya terkait dugaan judi online. Beberapa saat setelah diamankan, pihak keluarga menerima kabar bahwa Widi telah meninggal dunia di Puskesmas Beji.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polda Jawa Timur maupun Polres Pasuruan terkait isu pencabutan laporan tersebut maupun perkembangan penyelidikan atas kematian Widi Nur Cahyono.

Previous articleKebakaran Saat Pengisian Solar Industri di Pelabuhan Karangsong Hanguskan Tiga Kapal dan Satu Mobil, Polisi Diminta Selidiki Penyebab