
Malang Raya, PONTAS.ID – Permasalahan pendidikan di Kabupaten Malang jangan di jadikan komuditas politik, karena dalam Pilkada lalu Bupati Malang H.M Sanusi menjanjikan para guru honorer akan di berikan tambahan gaji sebesar 2 juta perbulan, namun kenyataannya sampai saat ini janji tersebut hanya isapan jempol semata.
Menurut anggota komisi I DPRD Kabupaten Malang Unggul Nugroho, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Malang tidak serius dalam mengurus peningkatan kualitas dunia pendidikan.
“Saya melihat Pemkab Malang tidak serius dalam mengurus permasalahan pendidikan, apalagi pendidikan di jadikan ajang politik pilkada untuk meraup suara,” katanya kepada pontas.id Di Malang, Rabu (6/4/2021).
Dikatakannya, Untuk kesejahteraan guru honorer yang pernah dijanjikan dalam program kampanye, yaitu akan menambah gaji guru honorer sebesar 2 juta hanya janji-janji saja dan tidak terealisasi.
“Smpai saat ini, janji-janji dari Pemkab Malang belum ada realisasinya, jadi saya berpikir guru honorer di jadikan ajang mendulang suara pada pilkada kemarin,” katanya.
Dijelaskannya, Sampai saat ini, faktanya para guru honorer yang ada di Kabupaten Malang belum ada yang menerima uang Rp 2 juta per bulan seperti yang dijanjikan,
“Mana buktinya kalau pemkab Malang serius mengurusi kualitas pendidikan, sampai hari ini kesejahteraan guru honorer 2 juta per bulan belum ada wujud dan realisasi,” jelasnya.
Diharapkannya, Pemkab Malang segera wujudkan janjinya seperti apa yang pernah dijanjikan Bupati Malang waktu kampanye lalu terkait kesejahteraan guru honorer. Dan dengan terealisasi janji tersebut maka mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Malang pasti akan lebih baik lagi.
“Semoga kita bisa melihat mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Malang menjadi lebih baik lagi, dan yang terakhir segera wujudkan segala janji-janji politik Bupati Malang,” pungkas politisi dari Partai Gerindra ini.
Sekedar diketahui, Beberapa waktu lalu tepatnya (19/9/2020) saat Bupati Malang H.M Sanusi menghadiri dan membuka Konferensi Kabupaten PGRI Kabupaten Malang. Ia menerima keluhan dari guru honorer permasalahan gaji guru honorer nilainya masih kecil. Pada masa kampanye, Bupati Malang sempat menjanjikan pada 2021 nanti (Pemkab Malang) diupayakan untuk dinaikkan hingga Rp. 2 juta per bulan dan akan diberlakukan untuk semua tingkatan sekolah yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. Namun sampai berita ini diturunkan, janji tersebut belum terealisasi.
Penulis : Ones / Bagus.
Editor : Fauzi/Agus DC.



























