Jakarta, PONTAS.ID – Pedagang Pasar Kedoya di Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat mengeluhkan keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL). Pasalnya, karena adanya keberadaan PKL tersebut pemasukan mereka menjadi menurun.
“Dagangan kami menjadi sepi, kenapa keberadaan mereka dibiarkan begitu saja. Jelas-jelas mereka yang mengakibatkan jalan menjadi macet ditambah lagi di masa pandemi Covid-19 ini,” Ujar seorang pedagang Pasar Kedoya, Tris kepada PONTAS.id di lokasi, Selasa (2/3/2021).
Tris mengakui dirinya sudah puluhan tahun telah berjualan di pasar resmi milik pemerintah sesuai dengan aturan yang dibuat pemerintah, “tapi kenapa pedagang di pasar koneng yang tidak resmi ini bisa semakin bertambah terus jumlah Pedagang-nya. Bukan hanya itu, aliran listrik yang mereka gunakan diperoleh dari mana asalnya,” kata dia.
“Saya menyampaikan ini bukan dari pribadi tetapi ungkapan permintaan dari para pedagang pasar Kedoya. Disini pun masih banyak kios yang kosong, tapi kenapa mereka bisa ada lampunya,” ungkapnya.
Menanggapi permasalahan tersebut, Elperida Purba selaku Kepala Pasar Kedoya membernarkan para Pedagang sudah menyampaikan hal tersebut.
“Iya benar sudah disampaikan kepada Kepala pasar yang sebelumnya, saya juga berharap agar pedagang di pasar Koneng dipindahkan ke pasar Kedoya. Kalaupun jumlah pedagang-nya banyak mereka bisa dipindahkan ke pasar Jembatan Dua,” jelasnya.
Dia mengungkapkan, segala cara sudah disampaikan melalui lisan dan tulisan kepada Pemerintah agar pemasukan para pedagang di pasar Kedoya bisa kembali Normal.
“Mohon perhatian yang besar dari Pemerintah untuk mencari cara agar pedagang yang ada di pasar milik pemerintah tetap bertahan perekonomiannya,” ucapnya.
Selain itu Elperida masih terus menggencarkan penerapan protokol kesehatan bagi para pedagang dan pengunjung guna menekan virus Covid-19.
“Kami sebagai pengelola pasar terus menghimbau pedagang dan pengunjung untuk mematuhi protokol kesehatan dengan mentaati 4M, tempat pencuci tangan beserta sabunnya telah kami sediakan,” tandasnya
Pantauan PONTAS.id di lokasi, terlihat petugas pengatur suhu tubuh bagi pengunjung yang memasuki areal pasar dan sudah tersedia Wastafel dilengkapi Sabun Pembersih tangan. Namun, kondisi pasar masih banyak Kios yang kosong.
Penulis : Deddy M
Editor: Ahmad Rahmansyah



























