Beraroma Kongkalikong, Gentara Soroti Proyek PUPR Banjar

Kabupaten Banjar, PONTAS.ID – Ketua Gantara Kalimantan Selatan, Heriyanto mempertanyakan proses tender di Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Banjar yang diduga ada kecurangan.

“Kecurigaan kami kali ini terkait pekerjaan Pelebaran Jalan Karang Intan – Simp 4 Mandiangin Tahun Anggaran 2021 yang dimenangkan PT ACP dengan nilai kontrak Rp.4,6 miliar lebih,” kata Heriyanto, kepada PONTAS.id, melalui ponselnya, Selasa (2/3/2021).

Tak hanya itu, Heriyanto juga menyoroti proyek Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan Handil Kalua – Manarap Baru yang dimenangkan oleh PT PK dengan nilai kontrak Rp.2,5 milar.

“Yang kita curigai, pada paket pekerjaan yang dimenangkan PT PK, perusahaan PT ACP juga ikut memberikan penawaran. Namun, pada paket itu PT ACP malah digugurkan lantaran tidak menyampaikan laporan keuangan,” ucap dia.

Sementara, pada pelelangan lainnya, PT ACP malah menjadi pemenang dengan hasil evaluasi dokumen dinyatakan lengkap oleh Pokja ULP Pemkab Banjar. “Ini menjadi tanda tanya besar. PT ACP tidak ada laporan keuangan tapi tetap dimenangkan oleh pokja,” kata dia.

Lebih parahnya lagi, lanjut Heriyanto PT PK saat mengikuti tender proyek di salah satu kementerian, penawarannya dianggap tidak lengkap lantaran laporan keuangan bermasalah.

“PT PK menyampaikan laporan keuangan yaitu laporan auditor independen, namun, setelah diperiksa ditemukan hal-hal yang kurang jelas. Kepada saya, auditor mengaku tidak pernah diberi tugas untuk mengaudit keuangan PT PK,” kata Heriyanto.

Heriyanto juga menegaskan, pihaknya mengantongi data dugaan adanya persekongkolan dalam pelaksanaan proses tender proyek di Bidang Bina Marga Dinas PUPR Pemkab Banjar.

Bahkan, setiap tahun pemenang tender proyek jalan di Kabupaten Banjar perusahaannya selalu itu. “Kami akan mendesak pihak kejaksaan di Kalsel hingga Kejaksaan Agung untuk menindaklanjuti,” tugasnya.

Sementara itu, Kasubbag Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bagian Pembangunan Setda Banjar, Rifky berjanji akan menanyakan ke pokja tender proyek yang dipermasalahkan oleh LSM.

“Saya akan tanyakan langsung ke pokjanya terkait teknis pelaksanaan proses tendernya,” kata dia saat dibungi melalui ponselnya.

Penulis: M. Apriani
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articlePedagang Pasar Kedoya Keluhkan Keberadaan PKL
Next articleTerima Tim Produksi Film ‘Ali Sadikin’, Bamsoet Siap Menjadi Produser