Isu Makelar Jabatan di Pemkab Banjar, PKB: Lapor dan Bawa Bukti!

Kabupaten Banjar, PONTAS.ID- Tudingan adanya dugaan makelar jabatan di Pemkab Banjar memancing reaksi dari mantan ketua Tim Sukses Pemenangan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Banjar Saidi Mansyur-Said Idrus Al Habsyi, Pribadi Heru Jaya.

Bahkan, disarankan dia, penyebar isu untuk melaporkan ke DPRD maupun Bupati Banjar dengan membawa bukti-bukti.

“Kalau ada indikasi transaksi dalam promosi dan mutasi jabatan, sampaikan langsung ke DPRD atau Bupati, pasti akan ditindaklanjuti. Dan jika terbukti maka pelaku tentu akan mendapat sanksi,” saran Ketua Komisi II DPRD Banjar ini saat dikonfirmasi melalui sambungan selular, Rabu (27/10/2021).

Dipastikan dia, hukuman sanksi apabila bisa membuktikan adanya makelar jabatan dalam promosi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Banjar pada periode kepemimpinan Saidi Mansyur-Said Idrus Al Habsyi, bukan sekedar janji.

“Sudah terbukti hukuman sanksi diberikan bupati contohnya kepada salah satu oknum pegawai satpol PP setempat lantaran terbukti melakukan praktek pungutan liar atau pungli. Tentu, terhadap promosi dan mutasi jabatan ini pun kami yakin sanksi juga akan diberikan asalkan indikasinya jelas dan bisa dibuktikan,” yakin politikus PKB ini.

Namun, mantan ketua Tim sukses Bupati dan Wakil Bupati Saidi Mansyur-Said Idrus Al Habsyi ini, mengaku tetap menghargai segala kritik dan saran yang dialamatkan kepada pasangan peraih suara terbanyak di Pilkada Banjar tahun 2020.

“Tapi, kritik dan saran tersebut harus bertanggung jawab dan dapat ditindaklanjuti dan jangan sampai hanya jadi opini hingga menguras energi kita,” sindir dia.

Lebih elok, sambing dia, kita sama-sama mengawal pemerintahan periode Bupati dan Wakil Bupati Saidi – Said Idrus Al Habsyi ini dengan memberikan kontribusi yang positif.

“Sehingga, waktu dan pikiran kita tidak terbuang dengan hal yang tidak produktif agar energi pemerintahan ini bisa diarahkan untuk mewujudkan Kabupaten Banjar yang Manis,” harap dia.

Penulis: M. Apriani
Editor: Yos Casa Nova F

Previous articleCegah Politik Identitas, Gus Jazil Pilpres 2024 Minimal Harus Tiga Pasangan Calon
Next articlePTM di SMP Negeri 163, Kepsek Terapkan Metode Berjenjang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here