ADVERTORIAL
Kabupaten Banjar, PONTAS.ID – Sebanyak 40 pedagang meramaikan pasar Ramadan yang dibuka langsung oleh Bupati Banjar H Saidi Mansyur. Tradisi pasar wadai itu sempat vakum selama 2 tahun akibat pandemi.
“Alhamdulillah, pasar wadai atau Ramadan bisa buka lagi setelah libur selama 2 tahun. Tapi, yang membuat kami sedih, pasar kali ini terlihat sangat sepi,” kata Nia, pedagang pasar Ramadan di Martapura.
Menurutnya, 40 meja yang tersusun rapi di kanan kiri Jalan Kenanga tersebut terdiri dari 20 dari Perusda Pasar Bauntung Batuah. 20 dari UMKM dari Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar.
Sebelumnya, bagi pengunjung pasar wadai yang beruntung, pihak panitia juga menyiapkan doorprize menarik seperti lemari es, LCD TV dan sepeda BMX yang diundi di Alun Alun Ratu Zalecha Martapura.
Bupati Banjar H Saidi Mansyur menilai, pasar Ramadan adalah tradisi khas orang Banjar. Perlu dilestarikan dan ke depan dibutuhkan inovasi yang lebih baik supaya semua pedagang bisa menggaet pembeli.
“Kalau mau mencari kue khas Banjar, biasa baru ada tiap bulan Ramadan saja. Rasanya enak banget,” kata Saidi Mansyur.
Saidi Mansyur juga akan melakukan evaluasi pasar wadai pada tahun akan datang. Jika terdapat kekurangan secepatnya dievaluasi supaya lebih menarik. Menurutnya kuliner atau wadai merupakan bagian dari objek pemajuan kebudayaan yaitu pengetahuan tradisional.
Penulis: Muhammad Amin
Editor: Rahmat Mauliady



























