Ini Sebabnya PKL Tanah Abang Terancam Denda 500 Juta

Jl. Jati Baru Tanah Abang ditutup untuk lapak PKL

Jakarta, PONTAS.ID – Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra menegaskan alih fungsi jalan jadi tempat berjualan PKL di kawasan Tanah Abang, merupakan kegiatan yang melanggar ketentuan undang-undang. Bagi pihak yang melanggar fungsi jalan bisa dikenakan pelanggaran undang-undang jalan, yakni pada pasal 63 Undang-undang Nomor 38 tahun 2004 tentang Jalan.

“Apabila ada yang sengaja melakukan kegiatan yang berakibat terganggunya fungsi jalan dikenakan denda 1 miliar 500 juta, kemudian penjara 18 bulan terkait pelanggaran tersebut. Fungsi jalan sangat disayangkan digunakan di luar dari pada fungsi jalan,” kata Halim saat menghadiri focus group discussion penataan lalu lintas dan kawasan Stasiun Tanah Abang, di Hotel Millenium, Jakarta, Kamis (4/1/2018).

Halim menegaskan, pihaknya mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta dalam melakukan penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Namun, sebaiknya tidak dengan mempersilahkan PKL berjualan di badan Jalan. “Kebijakan untuk PKL kami dukung, tetapi jangan melabrak aturan hukum,” kata Halim.

Kemenhub Tugaskan BPTJ
Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi telah menyampaikan bahwa jalan raya harus digunakan sesuai dengan fungsi utamanya yakni sebagai jalan bagi kendaran.
Oleh karena itu, pihaknya mengutus Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) untuk ikut menata kawasan di Tanah Abang.
“BPTJ akan saya tugaskan untuk mengangkat itu (jalan raya) sebagai suatu tempat yang seharusnya?” ujar Budi Karya di Semarang, akhir Desember lalu

BPTJ kata dia, akan membahas kembali dengan Pemprov DKI Jakarta terkait dengan penutupan jalan tersebut. “Makanya itu (penutupan) salah satu yang perlu kita bahas. Ya nanti di mana mau taruh PKL. Pedagang harus ditaruhdi tempat yang benar,” kata dia.
Budi Karya menambahkan, kawasan Tanah Abang harusnya mempunyai angkutan bus pengumpan (feeder). Sehingga, dengan adanya feeder terjadi konektivitas antar moda, karena sudah terdapat angkutan Kereta Rel Listrik (KRL) di Kawasan Tanah Abang.

PKL Tutup Jalan
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup satu jalur jalan yang ada di depan Stasiun Tanah Abang atau Jalan Jatibaru setiap hari mulai pukul 08.00-18.00 WIB. Penutupan jalan itu merupakan bagian dari konsep penataan Pasar Tanah Abang jangka pendek ala Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.

Satu jalur jalan itu digunakan untuk PKL, sedangkan satu jalur lainnya digunakan untuk jalur transjakarta. PKL pun disediakan tenda yang bisa didapatkan secara gratis tanpa dipungut retribusi.
Editor: Hendrik JS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here