Sosialisasikan Perda, Jupiter Singgung Lima Tarif Kenaikan Pajak yang Bebani Warga

Jakarta, PONTAS.ID – Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Nasdem Komisi C, Ahmad Lukman Jupiter, mensosialisasiakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2015 tentang pariwisata kepada warga RT 02/10 Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (15/7/2010).

“Semua warga negara mempunyai hak dan kewajiban. Dalam bidang kepariwisataan, semua warga negara memiliki hak dan kewajiban. Hak dalam kepariwitaan seperti hak untuk menikmati tempat-tempat wisata di mana saja di Indonesia. Selain itu, hak untuk bekerja sebagai pemandu wisata, hak membuka usaha dalam kepariwisataan, dan sebagainya,” terangnya.

Demikian juga untuk warga DKI Jakarta, Jupiter menegaskan, seluruh warga DKI Jakarta, mempunyai hak dan kewajiban dalam bidang kepariwisataan terutama kepariwisataan di DKI Jakarta.

Jupiter menyebut, hak masyarakat DKI Jakarta sebagaimana disebutkan dalam Pasal 9 Perda Nomor 6 Tahun 2015, yakni memperoleh kesempatan memenuhi kebutuhan wisata, melakukan usaha pariwisata, menjadi pekerja pariwisata; dan/atau berperan dalam proses pembangunan kepariwisataan.

“Hak lainnya yakni menjadi pekerja dalam kepariwisataan, konsinyasi, pengelolaan; dan/atau penanam modal,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, di hadapan masyarakat, Jupiter juga menyingung tentang penolakan 5 kenaikan jenis pajak di DKI Jakarta. Menurutnya, kenaikan pajak tersebut membebani masyarakat kecil.

“Kelima jenis pajak tersebut antara lain tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Pajak Parkir, Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Kelima kenaikan tarif pajak itu sangat membebani rakyat kecil, apalagi kondisi Covid-19 saat ini,” tandas Jupiter.

Penulis: Edi Prayitno

Editor: Riana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here