Bahas Polemik Lolosnya Bacaleg Eks Koruptor, Bawaslu Siap Bertemu Wiranto

Jakarta, PONTAS.ID – Keputusan pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI yang meloloskan sejumlah bakal calon anggota legislatif (bacaleg) bekas narapidana kasus korupsi, masih menuai pro-kontra dari sejumlah pihak hingga saat ini.

Tak terkecuali dari Menteri Koordinator (Menko) bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam), Wiranto yang mempertanyakan keputusan tersebut dan mengaku akan segera memanggil pihak Bawaslu RI guna membahas pro-kontra yang terjadi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu RI, Abhan mengatakan bahwa pihaknya siap dipanggil Menko Polhukam terkait kebijakan Bawaslu yang meloloskan sejumlah mantan narapidana korupsi sebagai bacaleg dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

“Ya, kami kalau diundang untuk koordinasi ya,¬†welcome¬†aja,” kata Abhan usai mengisi kegiatan pembekalan caleg Partai Nasional Demokrat (NasDem) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara (Jakut), Minggu (2/9/2018).

Abhan menegaskan, pihaknya akan menghormati undangan Wiranto selaku menteri koordinator yang menangani persoalan politik. Namun, Abhan mengaku belum mendapat undangan tersebut.

“Siap, siap (datang). Ya, silakan. Tapi sampai hari ini belum ada undangan,” ujarnya.

Sebelumnya, Wiranto memang berniat untuk mengundang Bawaslu dalam waktu dekat guna membahas polemik tersebut.

“Saya akan undang dalam waktu dekat, secepatnya, untuk kita rapatkan bersama. Sebagai menteri koordinator, saya ingin mengkoordinasikan pandangannya bagaimana, itu maksudnya bagaimana, kalau ada perubahan, apa sih alasannya,” ucap Wiranto, Jumat (31/8/2018).

Dia menegaskan bahwa Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) sangat berkomitmen dalam upaya pemberantasan korupsi. Oleh sebab itu, setiap kebijakan di tataran kementerian dan lembaga seharusnya sejalan dengan komitmen itu.

“Semangat antikorupsi, itu sudah menjadi bagian dari pemerintahan Pak Jokowi sejak dulu. Oleh karena itu kembali lagi, agar menjaga nafas itu bagaimana? Tentu menggunakan satu koordinasi yang baik, sehingga semuanya satu suara, satu semangat,” tukas Wiranto.

Editor: Risman Septian

Previous articleKemenhub Jajaki Konektivitas Indonesia Timur dengan Australia Utara
Next articleLPG Subsidi Langka di Beberapa Kota, Begini Penjelasan Pertamina

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here