Lima Lembaga Ini Resmi Awasi Pemilu 2019

Jakarta, PONTAS.ID – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI), Pijar Keadilan, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) serta Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) resmi menjadi pemantau Pemilihan Legislatif (Pileg)  dan  Pemilihan Presiden (Pilpres)  2019.

Hal ini disampaikan anggota Bawaslu, Mochammad Afifudin, di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jl. MH Thamrin, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Afifudin juga mengungkapkan, saat ini keterlibatan lembaga pemantau pemilu semakin berkurang. Padahal, kata dia, penting melakukan pengawasan baik kepada peserta pemilu maupun penyelenggara pemilu.

Menurut dia, keberadaan pemantau pemilu sangat diperlukan karena memiliki kewenangan dan kemampuan untuk melakukan pengawasan terhadap Bawaslu maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kami mengharapkan semakin banyak pemantau yang mendaftar untuk memantau penyelenggaraan pemilu serentak yakni Pileg dan Pilpres tahun depan. Soalnya, ini adalah untuk pertama kali Indonesia menggelar Pileg dan Pilpres secara bersamaan,” kata Afifudin.

Dengan keterbatasan pengawas yang ada di Bawaslu, kata pria yang akrab disapa Afif ini, keberadaan pemantau pemilu menjadi sangat penting guna mengawasi pelaksanaan pemilu khususnya di daerah.

“Kami harap setelah ini kita bisa sinergi kerja pengawasan dan pemantauan dengan teman-teman. Kami istilahnya seremoni penyerahan sertifikatnya kemudian kerja di daerah yang akan memantau, dan ini penting sebagai mitra pengawal demokrasi di Indonesia,” kata Afifudin.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum LAKI,  Burhanudin Abdullah, menegaskan pihaknya siap melakukan pengawasan.

“LAKI siap mengawal  dan  memantau Pileg dan Pilpres mendatang.  Tujuannya, agar Pileg dan Pilpres bisa berjalan dengan jujur dan adil,” kata Burhanuddin.

Dikatakan Burhanudin, LAKI merupakan organisasi yang memiliki akar rumput di masyarakat. “Kalau soal pemantauan, anggota  LAKI siap sampai ke akar rumput,” pungkasnya.

Editor: Hendrik JS

Previous articleDorong Pertumbuhan UMKM, Menteri BUMN Ingatkan Operator Tol
Next articleSetujui Semua CHA Usulan, KY Apresiasi DPR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here