Ketua DPR: Tidak Tepat Memanfaatkan Bencana untuk Kampanye

Bambang Soesatyo Ketua DPR RI

Jakarta, PONTAS.ID – Ketua DPR Bambang Soesatyo setuju dengan usul dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar kampanye pemilu dihentikan sementara karena bencana alam gempa bumi dan tsunami Sulawesi Tengah.

“Setuju, tapi di wilayah itu, di Palu, Donggala, dan sekitarnya yang terkena bencana. Memang tidak tepatlah memanfaatkan bencana untuk melakukan kampanye,” ujar Bambang.

Bamsoet, sapaan akrabnya menilai, pelaksanaan kampanye di wilayah terdampak tidaklah tepat, Lantaran Indonesia tengah mengalami duka yang mendalam akibat bencana tersebut.

“Karena yang kita butuhkan penanggulangan secara cepat, dan skala tindakan juga ditingkatkan,” tegasnya.

Di sisi lain, terkait status bencana nasional, menurut Bamsoet tak penting status apa yang ditetapkan pemerintah.

“Tanpa ditetapkan pun, apa yang dilakukan oleh pemerintah sudah melampaui apa yang sudah tertuang dalam tahapan-tahapan ketika satu daerah dinyatakan bencana nasional,” kata Bamsoet yang juga Politikus Partai Golkar ini.

Sebelumnya, -Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mempertimbangkan penghentian kampanye di daerah terdampak bencana di Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Karena ini force majeure, usulan ini akan kami pertimbangkan. Bagaimana, apakah dihentikan atau tidak,” ujar Komisioner Bawaslu Rahmat Bagja.

Menurutnya, usulan penghentian harus dipertimbangkan secara matang lantaran tahapan kampanye juga telah dimulai.

“Kita lihat dulu karena di undang-undang, kampanye sudah dimulai, di PKPU juga. Apakah kemudian, demi kebajikan bersama, karena ini force majeure juga kan,” ucapnya.

“Kita juga harus tanya-tanya ke KPU (apakah) juga merasakan demikian,” imbuhnya.

Dia mengatakan, bila nantinya tahapan kampanye jadi dihentikan, pengawasan tetap berlangsung agar nantinya tidak ada parpol atau peserta pemilu yang menyalahi aturan.

Meski begitu, Bagja mengatakan nantinya tidak ada penundaan bagi jadwal pemungutan suara.

“Tidak (pemungutan suara pemilu tidak ditunda), tetap harus berjalan. Kita bisa gunakan kantor-kantor pemda dan space yang kosong, karena ini berkaitan dengan dokumen saja,” tuturnya.(

Sebelumnya, SBY memberikan saran kepada elite politik di tengah bencana gempa bumi di Sulawesi Tengah. SBY mengimbau agar kampanye Pilpres 2019 dihentikan sementara.

SBY memandang saatnya bangsa Indonesia menunjukkan solidaritas untuk saudara sebangsa yang mengalami musibah dan sekaligus membantu pemerintah mengatasi bencana itu.

“Marilah kita utamakan dulu bersatu padu kita membantu pemerintah, membantu saudara-saudara kita dan sementara saya kira kegiatan kampanye pemilu kita hentikan dulu,” tegas SBY.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here