Sebarkan Hate Speech Pakai Foto Ibu Negara, Hazbullah Ditangkap

Jakarta, PONTAS.ID – Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri menangkap pelaku yang memposting ujaran kebencian (hate speech) dan suku agama ras dan antargolongan (SARA) serta melakukan penghinaan terhadap Ibu Negara, Iriana Jokowi.

Pria yang bernama Hazbullah (38), alamat Jalan Suka Aman Cicadas, Bandung tersebut ditangkap di kediamanny, Selasa (21/11/2017) sekitar pukul 22.00 WIB.

“Pelaku mengunggah berbagai konten sehingga meresahkan para netizen (warganet). Pelaku menggunakan akun Facebook atas nama Fajrul Anam dengan profile picture (PP) wajah Ibu Iriana Jokowi,” ujar Direktur Cyber Bareskrim Polri, Brigjen Fadil Imran Rabu (22/11/2017).

Menurut Fadil, yang menjadi masalah bukan hanya PP, tapi isinya menyebarkan ujaran kebencian, SARA, penghinaan terhadap presiden, Ibu Negara Iriana Jokowi, tokoh-tokoh masyarakat, dan hoax yang memprovokasi.

Dari tangan pelaku, Fadil menambahkan, polisi berhasil menyita barang bukti antara lain satu unit HP Samsung Galaxy GTS, dua simcard Axis dan Telkomsel, paspor serta KTP atas nama Hazbullah.

“Dalam device yang disita petugas, tersimpan sejumlah ujaran kebencian dalam berbagai bentuk. Tersangka mengakui dengan sengaja membuat empat akun FB yang semuanya menggunakan wajah Ibu Iriana Jokowi untuk menyamarkan identitasnya,” katanya.

Lanjutnya, pelaku mendistribusikan berbagai konten terlarang itu ke beberapa grup sosial media. Hingga kini, penyidik masih terus mendalami motif tersangka.

“Kami saat ini masih melakukan pemeriksaan mendalam terkait keterlibatan tersangka dalam jaringan hate speech lainnya termasuk pengembangan terhadap pelaku lainnya,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman 6 tahun penjara UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Pasal 45 ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik dan atau Pasal 16 Jo Pasal 4 (b) 1 UU No 40 Tahun 2006 tentang Penghapusan diskriminasi ras dan etnis.

Previous articleGo-Jek Buka Layanan Go-Bill untuk Pembayaran BPJS
Next articleJIN Nilai Kerja KPK Berdasarkan Pesanan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here