Hina Islam lewat YouTube, Polisi Buru Pendeta Saifuddin Ibrahim

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan

Jakarta, PONTAS.ID – Mabes Polri resmi menetapkan Pendeta Saifuddin Ibrahim, tersangka kasus penistaan agama dan ujaran kebencian. Pasalnya, Saifuddin mengunggah melalui akun YouTube nya untuk menghapus 300 ayat yang ada di dalam Alquran.

“Pendeta Saifuddin Ibrahim, tersangka kasus penistaan agama dan ujaran kebencian telah memantau perkara yang menjeratnya itu. Saifuddin membuat video terbaru bahwa polisi sedang mencarinya,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, dalam konferensi pers virtual, Rabu (30/3/2022).

“Ada postingan yang dibuat oleh saudara SI. Jadi rekan-rekan bisa melihat dia membuat video baru yang mengatakan polisi mencari yang bersangkutan. Artinya memantau,” kata Ahmad.

Ahmad mengatakan, pihaknya telah melihat Saifuddin memonitor kasus dugaan penistaan agama. Menurutnya, hal itu telah disampaikan langsung oleh Saifuddin.

“Kami melihat saudara SI telah menyampaikan, telah monitor tentang penanganan kasus ini,” ucapnya.

Sebelumnya, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli menyebut Saifuddin diduga berada di Amerika Serikat.

Hingga saat ini, pihaknya kata Gatot, telah memeriksa sembilan orang saksi dan empat ahli, yang terdiri atas ahli bahasa, ahli agama Islam, ahli ITE, dan ahli pidana terkait perkara tersebut.

“Tindak lanjutnya kami akan melakukan pemeriksaan kepada saksi dan ahli lainnya dan melakukan koordinasi dengan JPU,” ujar Gatot.

Penulis: Pahala Simanjuntak
Editor: Ahmad Rahmansyah

Previous articlePilkades, Kapolres Sergai Gelar Upacara Pergeseran Pasukan
Next articleSambut Bulan Ramadhan, Koppas Pulogadung Gelar ‘Tradisi Munggahan’

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here