Rayakan HUT Bhakti Adhyaksa ke 61, Kejari Sergai Beberkan Hal Ini

Sergai, PONTAS.ID – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Serdang Bedagai, Donny Haryono Setiawan paparkan hasil kinerja aparat kejaksaan periode Januari – Juli 2021. Paparan itu disampaikan di kantor Kejaksaan Negeri Sergai, bertepatan dengan hari Bhakti Adhyaksa ke 61, Kamis (22/7/2021).

Secara detail, Kajari Donny Haryono menjelaskan Seksi Intelijen sudah melakukan rapat kordinasi terkait Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Dalam Masyarakat (PAKEM).

Pihaknya juga menyebutkan sudah melakukan operasi intelijen atas dugaan Mark up klaim asuransi Usaha Tani Padi Tahun 2020 di lingkungan Dinas Pertanian Serdang Bedagai dan kasusnya tidak lama lagi akan akan dilimpahkan ke Seksi Pidana Khusus (Pidsus)

Selain itu, dirinya juga mengatakan telah melaksanakan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah sebanyak 3 kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 23 Juni 2021 s/d 26 Juni 2021.

Laporan pengaduan masyarakat (LAPDU), yang masuk sebanyak 12 (dua belas) masalah.

“Penerimaan tersangka dan barang bukti dari Penyidik Polri, kepada Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) terdiri dari Oharda (Orang dan harta benda) 152 kasus, Keamanan Negara – Ketertiban Umum (Kamneg Tibum) dan Tindak pidana umum lainnya (TPUL) 50 perkara serta Narkotika ada 208 perkara,” ungkapnya

Tak hanya itu, Donny juga menjelaskan terkait penyidikan dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada tahun 2020 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sergai sebesar 36 Miliar 900 juta rupiah yang sedang dalam tahap melakukan pembuktian dengan memeriksa saksi 30 orang.

“Sudah ada 4 penyedia barang dan jasa yang akan mengembalikan uang, satu diantaranya mengembalikan uang sebesar 141 juta 200 ribu rupiah dan 3 lainnya menyusul. Saksi yang sudah diperiksa yakni pemberi hibah 5 orang, penerima hibah sebanyak 15 orang dan Penyedia barang dan jasa sebanyak 10 orang dan tidak tertutup kemungkinan akan bertambah lagi,” jelas Kajari.

Ia juga menerangkan terkait anggaran, pihaknya akan membidik Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Penentu pengeluaran uang yakni Ketua dan Komisioner KPU. Setelah penyidikan dan penyelidikan selesai, maka akan dipaparkan siapa tersangkanya.

“Berikan kami waktu, tak lama lagi akan kita buka Secara transparan karena saat ini masih dalam pembuktian agar nantinya tidak lepas dari pengadilan,” ucapnya

Sementara itu terkait seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) dalam hal ini Donny menjelaskan, bidang Datun sudah memberikan bantuan hukum 22 kasus dan pelayanan Tata Usaha Negara 113 kasus.

Seksi Barang Bukti dan Barang Rampasan (BB dan Bapas) juga sudah melakukan pemusnahan barang bukti yang telah mendapat kekuatan hukum tetap dari Pengadilan Negeri (PN) diantaranya, narkoba jenis sabu, ekstasi, ganja dan alat permainan judi.

“Sub bagian Pembinaan sudah menerima dari Die Pidsus untuk diserahkan ke Bendahara Penitipan Kerugian Keuangan Negara sebesar Rp 141.200.000,-.

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bulan Januari – Juni 2021, sebesar Rp 146.915.000,” tandas Kajari.

Sebagai informasi, turut mendampingi, Kasi Intel, Agus Adi Atmaja, Kasi Pidsus Elon UP Pasaribu, Kasi Pidum Jenda Silaban, Kasi Datun Mayer Simare-mare, Kasi BB dan Bapas, Ricky Pasaribu dan Kasubbagmin, Christianto.

 

Penulis: Andy Ebiet

Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here