Perangi Hoaks Pemilu 2024 di Sergai, KPU: Berita Jurnalis Penting

Jaksa dari Seksi Intelijen Kejari Sergai, Faisal Andry Simanungkalit didampingi Komisioner KPU Sergai, Ardiansah Hasibuan dan Bayu Afrianto saat menyampaikan sosialisasi tahapan Pemilu serentak 2024

Sergai, PONTAS.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menggelar sosialisasi tahapan Pemilu serentak tahun 2024, kepada awak media di Aula Theme Park Pantai Cermin, Minggu (13/11/2022).

Sosialisasi dengan tema “Jurnalis Kawal Pemilu” ini diikuti sekitar 50 orang wartawan, baik dari media cetak, online, maupun media elektronik.

Faisal Andry Simanungkalit, Jaksa yang bertugas di Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Sergai, menyampaikan materi dengan topik “Isu Strategis, Potensi Permasalahan dan Strategi Pencegahan Permasalahan Hukum dalam Tahapan Pemilu 2024.

Dalam paparannya secara panjang lebar, Faisal menjabarkan isu-isu strategis dan potensi-potensi permasalahan hukum yang timbul dalam penyelenggaraan pelaksanaan Pemilu, mulai dari tahapan perencanaan, anggaran, peraturan pelaksanaan penyelengaraan Pemilu.

Kemudian, tahapan pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar Pemilu, hingga tahapan penetapan hasil Pemilu dan pengucapan sumpah janji presiden dan wakil presiden, serta anggota DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota.

Andry juga menjelaskan beberapa potensi masalah yang bakal timbul dalam pelaksanaan pemilu nanti,baik pada Pileg,pilkada dan pilpres.

“Tentunya dalam hal ini,ada strategi mitigasi atau penyelesaian permasalahan hukum yang timbul dalam setiap tahapan pelaksanaan Pemilu tersebut.” kata dia.

“Saat ini para jurnalis diundang mengikuti sosialisasi ini, karena jurnalis berperan penting membantu KPU dalam menyiarkan informasi yang benar terkait pelaksanaan Pemilu, juga sebagai lumbung informasi kepada masyarakat. Sehingga penyebaran berita hoaks akan tergerus,” katanya.

Selain itu,imbuh personel Seksi Intelijen Kejari Sergai ini banyaknya fenomena para ASN,TNI/Polri terutama yang purnawirawan,ramai – ramai ikut mencalonkan diri pada bursa pemilu/pil kada bagaikan magnet yang begitu besar daya tariknya,imbuh Andry.

Di akhir paparannya,Andry menyebut kalau berdasarkan survey atau jajak pen dapat,saat ini pemilih milenial menempa to rangking teratas sebagai warga yang mempunyai hak pilih.

“Topik yang dipilih para kaum milenial ini isu perekonomian bisa lebih baik lagi,dan tentunya kesejahteraan juga bakal seiring dengan baiknya ekonomi. Pemilu 2024,diprediksi kamu milenial lah yang paling banyak pemilih nya dan ini berdasarkan data yang ada”, tandasnya.

Selanjutnya, Komisioner KPU Sergai, Ardiansah Hasibuan menyampaikan materi terkai tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pemilu 2024, tahapan dan jadwal pemilihan presiden dan wakil presiden, serta jadwal pembentukan badan ad hoc, serta syarat-syarat menjadi badan ad hoc KPU seperti, PPK, PPS dan KPPS.

Usai penyampaian tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pemilu, dilanjutkan sosialisasi sistem informasi anggota KPU dan badan ad hoc (SIAKBA) yang merupakan seperangkat sistem teknologi informasi yang berbasis web.

Sistem ini, dalam rangka memfasilitasi tahapan seleksi anggota KPU provinsi, kabupaten/kota dan badan adhoc seperti, PPK, PPS, PPLN dan KPPS. Penggantian Antar Waktu (PAW) anggota KPU provinsi, kabupaten/kota, dan badan adhoc. Serta pengelolaan data dan dokumen administrasi berkelanjutan.

Dalam sosialisasi tersebut, juga dilakukan tata cara pendaftaran menggunakan SIAKBA.

Kegiatan diakhiri sesi diskusi dan tanya jawab antara Komisioner KPU dan Jaksa, seputar adanya isu – isu di aplikasi Sipol yang dianggap belum akurat, dan anjuran dari pemerintah daerah kepada ASN/Honor yang berdomisili di luar Sergai.

Penulis: Andy Ebiet
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articlePemprov Sumut Serahkan 22 Ha Lahan Eks PTPN II ke Pemkab Sergai
Next articleDunia Tanpa Diskriminasi untuk Masa Depan Lebih Baik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here