Gelar Rapat Bersama OPD, DPRD Trenggalek Soroti Hal Ini

Trenggalek, PONTAS.ID – Komisi IV DPRD Trenggalek menggelar rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rapat ini membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) tahun anggaran 2022.

Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek Mugianto mengatakan bahwa kali ini komisi menggelar rapat bersama jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) dan RSUD dr. Soedomo.

“Jadi masih sebatas klarifikasi tingkat urgensi pada program kegiatan yang direncanakan oleh OPD,” tutur Mugianto Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek usai rapat di aula paripurna lantai dua, Kamis (22/7/21).

Menurutnya, pihaknya akan mencermati dan meminta penjelasan dalam output dan income program itu. Jika dalam kajian banyak program yang outputnya belum jelas tapi masuk pada program kegiatan, maka komisi akan meminta evaluasi tingkat badan anggaran.

“Jika tidak jelas outputnya kami minta di hentikan, namun jika kesemuanya jelas maka akan dilanjutkan,” tegasnya.

Sedangkan dari hasil evaluasi, Mugianto menerangkan ada masalah yang sangat menonjol, yakni dana untuk masyarakat miskin (maskin) di RSUD.

Dari evaluasi, kebutuhan maskin dalam setahun adalah Rp 7 miliar, namun sat ini RSUD masih memarkir anggaran Rp 4 milliar. Dari perimbangan itu pihaknya memberikan saran untuk dilakukan push anggaran.

“Jadi anggaran yang disiapkan harus disesuaikan kebutuhan masyarakat miskin pertahunnya,” tegas Mugianto.

Ditambahkan Mugianto, anggaran masyarakat miskin di RSUD ini untuk pasien atau masyarakat yang belum tercover di KIS atau belum masuk pada program jaminan kesehatan lainnya.

Jadi untuk menyejahterakan masyarakat, maka APBD menyediakan program kesejahteraan masyarakat miskin yang akan dijamin kesehatannya oleh pemerintah.

“Seperti masyarakat yang memakai SKTM layak untuk dibantu, itu akan dianggarkan di program maskin itu,” tuturnya.

Sedangkan pada evaluasi Dinas Dikpora Mugianto menyampaikan ada klarifikasi tentang program yang menurut komisi IV masih kurang mendesak jika diterapkan di masa Pandemi Covid-19.

 

Penulis: saelan

Editor: Rahmat Mauliady

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here