Berdalih Rekanan, SDN Jelambar 03 Pagi Ugal-ugalan Pakai Dana BOS

Jpeg

Jakarta, PONTAS.ID – Sekolah Dasar Negeri Jelambar 03 Pagi, Jakarta Barat, membantah melakukan manipulasi data dan pengadaan fiktif dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2020.

Namun, berdasarkan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) Dana BOS SDN Jelambar 03 Pagi yang dimiliki PONTAS.id, sekolah yang berada di kelurahan ini membeli satu unit komputer PC Intel Core I7 dengan Rp.18.150.000.

Faktanya, merujuk harga di tempat penjualan resmi, komputer dengan spesifikasi yang sama dapat dibeli dengan harga Rp.4.400.000, hingga menimbulkan selisih sebesar Rp.13.750.000.

Demikian halnya dengan, pembelian cairan karbol pembersih toilet sebanyak 222 botol dengan ukuran 800 ml, dengan total Rp.8.944.320. Sementara harga di pasaran dengan jumlah yang sama dapat dibeli dengan harga Rp.6.415.800, sehingga muncul selisih Rp.2,5 juta lebih.

“Komputer saat ini digunakan untuk Server, dibeli melalui rekanan di bulan Januari dan itu juga hutang, karena pencairan dana BOS tahap satu jatuh di bulan April,” kata operator SDN Jelambar 03 Pagi, mengaku bernama Mateus saat ditemui PONTAS.id di halaman Sekolah, Kamis (27/5/2021).

Sementara untuk karbol, Mateus mengatakan 222 botol yang dibeli pihaknya adalah untuk kebutuhan empat bulan termasuk sebagai disinfektan lingkungan sekolah.

Anehnya, Mateus mengakui pihaknya mengetahui bahwa harga di pasar lebih murah dibanding dengan membeli dari rekanan, “Saya akui memang kalau harga di pasaran lebih murah namun kita sudah punya rekanan sendiri,” tegasnya.

Hingga berita ini dipublikasikan, Kepala Sekolah SDN Jelambar 03 Pagi, Aini Indahyani, belum memberikan tanggapan, “Kepala sekolah sedang rapat koordinasi,” kata Mateus.

Penulis: Yoga Pangestu /Yos Casa Nova F
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articlePasca-Lebaran, Masyarakat Cenderung Pilih BBM Berkualitas
Next articlePIS Hadirkan ‘Floating Storage’ LSFO di Cilacap