Beli Majalah Gema Pakai Dana BOS, Sekolah di DKI Gelembungkan Harga

Jakarta, PONTAS.ID – Sekolah-sekolah Negeri di DKI Jakarta ternyata membeli Majalah Gema menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Harga eceran Rp.25 ribu, dibayar sekolah dengan harga Rp.167,500, alias menggelembung sebesar Rp.142,500.

Hal ini terungkap dari Surat Pertanggungjawaban Dana BOS sekolah yang dimiliki PONTAS.id.

“Sebagai pengganti produksi Majalah Gema per Eksemplarnya Rp. 25 ribu. Hasil penggantian biaya semuanya untuk biaya produksi. Bukan seperti yang dicantumkan dalam pemberitaan,” kata Ketua PGRI, Adi Dasmin kepada PONTAS.id melalui keterangan resminya, Kamis (17/3/2022) pekan lalu.

Sebelumnya, Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radjagah beberapa waktu lalu.
membantah mewajibkan seluruh sekolah Negeri di Jakarta membeli Majalah Gema.

“Pelaksanaan kegiatan pada sekolah negeri di DKI Jakarta dilaksanakan sesuai dengan ketentuan berlaku. Setiap Kepala Sekolah Negeri di DKI Jakarta diberikan keleluasaan untuk mendapatkan informasi. Baik melalui media online maupun media lainnya,” ujarnya.

Terkait nama Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana yang dicantumkan dalam majalah tersebut, menurut Taga bersifat Ex Officio, “Melekat dalam struktur dewan redaksi Malajah Gema yang dikelola oleh PGRI,” tandas Taga.

Dana BOS
Diberitakan sebelumnya, Sekolah Negeri yang ada di DKI Jakarta diketahui berlangganan Majalah Gema. Di sisi lain, Pandemi Covid-19 saat ini memaksa pihak sekolah memperketat penggunaan anggaran.

“Ya kita terpaksa membeli dan mau gak mau pakai dana BOS,” kata salah seorang Kepala Sekolah yang meminta namanya tidak dicantumkan kepada PONTAS.id beberapa waktu lalu.

Merujuk salah satu percetakan di Rawamangun Jakarta Timur, untuk mencetak satu Eksemplar persis seperti Majalah Gema tersebut hanya dibutuhkan Rp. 16 ribu untuk pencetakan 5000 Eksemplar.

“Kalau untuk 1000 Eksemplar, biaya pencetakannya Rp. 21 ribu,” kata salah seorang pemilik percetakan besar di Rawamangun saat disambangi PONTAS.id pada waktu itu.

Penulis: Ahmad Rahmansyah /Yos Casa Nova F
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleMendag Janji akan Ada Tersangka Mafia Migor, DPR: Buktikan!
Next articleCegah Migran Ilegal, MPR: Ciptakan Lapangan Kerja di Daerah!