Jakarta, PONTAS.ID – Wakil Ketua DPR RI, M. Azis Syamsuddin, mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang dianggap aktif dalam meyakinkan investor asing untuk membangun industri dalam negri. Baru-baru ini Presiden Jokowi mengundang CEO Tesla Elon Musk untuk berinvestasi di tanah air.
“Bapak Presiden memberi contoh konkrit, beliau ‘menjemput bola’ investasi di era diskursus dan persaingan ketat global kini. Perlu di ingat bahwa pola ini bukan untuk trader, tapi membangun industri di Indonesia sehingga dapat menampung lapangan kerja yang luas serta terjadinya transfer of technology” jelas Azis Syamsuddin.
Sebelumnya, Elon Musk berkomitmen mengirimkan tim ke Indonesia untuk menjejaki hasil diskusi via telpon dengan Presiden Jokowi. Kedua belah pihak membicarakan industri mobil listrik dan komponen batre.
“Kan kita punya UU Cipta Kerja yang mempermudah investasi saat ini. Akan tetapi, UU ini harus di dukung oleh marketing yang hebat sehingga dapat menarik investasi yang turut menbangun bangsa, industri yang sustainable, ramah lingkungan, dan mampu turut mencerdaskan bangsa. DPR akan turut membantu dalam mempromosikan peluang investasi di Indonesia” lanjut Azis Syamsuddin.
Menyikapi keseriusan Presiden Jokowi dalam menelpon langsung Elon Musk, Politisi asal Golkar meminta agar masyarakat dan pengamat melihatnya dari sudut pandang yang positif. Lebih lanjut ia menilai justru, seluruh elemen Pemerintah, KADIN dan organisasi terkait perlu extra aktif dalam melakukan hal serupa di berbagai bidang potensi investasi.
“Peran negara sebagai Aktor dengan aktor non-negara memang perlu di tingkatan di era globalisasi kini. Tesla cuman merupakan satu dari berbagai potensi investor di tanah air. Ada juga Hyundai dari Korea Selatan yang sudah memulai proses pembuatan pabrik. Semoga kelak di susul oleh lebih banyak investor lagi.” jelas Azis Syamsuddin.
Wakil Ketua DPR RI bidang korpolkam ini lebih lanjut mengharapkan fokus pemerintah agar tetap pada semangat membangun industri dalam negri yang berkelanjutan dan dapat mencerdaskan bangsa. Ia meyakini langkah Presiden sudah tepat, tinggal di ikuti secara konkrit oleh tingkat kementerian serta birokrasi yang memudahkan.
“Ini momentum bagi pengusaha Indonesia agar mampu juga berkolaborasi dengan investor asing dalam membangun perekonomian nasional. Ini bukan tentang sekedar menarik dana asing, akan tetapi membangun industri dalam negeri, meningkatkan skill dan memajukan masyarakat. “tutup Azis Syamsuddin.
Penulis: Luki Herdian
Editor: Rahmat Mauliady




























