Jakarta, PONTAS.ID – Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Dasar Penilaian Pertanahan Tahun 2020 dengan Metode Blended Learning.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Penilaian Tanah dan Ekonomi Pertanahan, Perdananto Aribowo saat menggelar kegiatan itu pada Rabu (2/12/2020). Dikatakannya, para petugas di lapangan perlu menambah wawasannya terkait dengan Kementerian ATR/BPN
“Para penilai pertanahan yang bekerja di lapangan perlu mengetahui atau menambah ilmunya mengenai ATR/BPN, mengenai hukum pertanahan, mengenai pengukuran dan pendaftaran tanah, mengenai penataan ruang,” ujarnya. dalam keterangan resminya yang diterima PONTAS.id, Jumat (4/12/2020).
Perdananto Aribowo juga berharap bahwa dengan adanya kegiatan pelatihan ini selain menambah pengetahuan juga akan mempermudah pekerjaan di lapangan. “Tentu dengan bertambahnya pengetahuan kemudian ini menjadi lebih memperkaya pengetahuan teman-teman penilai pertanahan dalam melaksanakan pekerjaan di lapangan,” tuturnya.
Pada kesempatan ini, Tenaga Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Pengadaan Tanah Arie Yuriwin mengatakan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan cita-cita lama beliau, dan berharap agar para penilai tanah memiliki wawasan lebih terkait dengan kegiatan Kementerian ATR/BPN.
“Ini merupakan cita-cita yang sudah lama yakni bagaimana memberikan pelatihan kepada para penilai tanah agar mereka mempunyai wawasan mengenai setiap kegiatan yang ada di Kementerian ATR/BPN,” ujar mantan Direktur Jenderal Pengadaan Tanah ini.
Sebagai informasi, Blended learning adalah sebuah kemudahan pembelajaran yang menggabungkan berbagai cara penyampaian, model pengajaran, dan gaya pembelajaran, memperkenalkan berbagai pilihan media dialog antara fasilitator dengan orang yang mendapat pengajaran. Blended learning juga sebagai sebuah kombinasi pengajaran langsung (face-to-face) dan pengajaran online, tapi lebih daripada itu sebagai elemen dari interaksi sosial.
Dalam kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh Tenaga Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Pengadaan Tanah, Arie Yuriwin, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia, Deni Santo, Direktur Penilaian Tanah dan Ekonomi Pertanahan, Perdananto Aribowo, Ketua MAPPI, para Pejabat Administrator, para Pejabat Pengawas serta peserta pelatihan dari seluruh unit kerja di Kementerian ATR/BPN secara daring.
Penulis : Rahmat Mauliady
Editor : Pahala Simanjuntak



























