Perkuat NKRI, Kebun Merah Putih Gelar Kenduri Budaya

Jakarta, PONTAS.ID – Komunitas Kebun Merah Putih bekerja sama dengan Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Utara menggelar kesenian “Kenduri Budaya dan Nasionalisme Merah Putih” di Jalan Bugis, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (5/10/2019) malam.

Selain melestarikan seni dan budaya, acara yang digelar selama dua hari ini bertujuan guna menyejukkan sekaligus memperkuat kesatuan berbangsa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Panitia Kenduri Budaya dan Nasionalisme Merah Putih M. Ichwan Ridwan mengatakan, acara ini bertujuan guna mengapresiasi penggiat seni budaya di Jakarta Utara. Sekaligus menurunkan tensi politik sehingga dapat memperkuat kesatuan NKRI.

“Dulu kita pernah buat acara ini di tahun 2017. Mengapresiasi para penggiat seni budaya di Jakarta Utara. Waktu itu dan saat ini situasi politiknya terlalu tegang. Dengan cara ini mudah-mudahan lebih sejuk dan kembali memperkuat nasionalisme masyarakat,” kata Ichwan Ridwan.

Komunitas Kebun Merah Putih sendiri diisi berbagai komunitas penggiat seni budaya mulai dari Badan Musyawarah (Bamus) Betawi, Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia Nahdatul Ulama (Lesbumi NU), Muhamadiyah, Sanggar Pamungkas, dan lain sebagainya. Harapannya, terbentuk Dewan Kesenian Jakarta Utara melalui kongres budaya sehingga dapat menaungi para seniman tersebut.

“Jadi sejak terbentuknya Komunitas Kebun Merah Putih ini, kami penggiat seni budaya selalu melakukan berbagai kegiatan positif untuk mendapatkan potensi perkembangan seni budaya di Jakarta Utara,” jelas Ichwan.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pariwisata Jakarta Utara Rus Suharto menerangkan, acara yang digelar hingga Minggu (6/10/2019) ini merupakan bentuk kolaborasi Pemerintah Kota Jakarta Utara dengan masyarakat. Memberdayakan masyarakat yang ingin mengembangkan segala bentuk aktifitas seni dan budaya di Jakarta Utara.

“Kami pemerintah tentu mendorong dengan memberikan stimulus agar masyarakat turut mengembangkan potensi seni dan budaya Jakarta. Apapun itu bentuknya selama positif, maka pemerintah siap berperan membantu terlaksananya kegiatan itu,” tandasnya.

Penulis: Edi Prayitno
Editor: Idul HM

Previous articleMenteri Baru Jokowi Harus Lebih Responsif dan Komunikatif
Next articleTahun 2020, Terminal Minangkabau Ditargetkan Naik Dua Kali Lipat Kapasitas