Malang, PONTAS.ID – SMA Negeri 1 Tumpang, Malang Jawa Timur (SMANETA) berhasil meraih penghargaan “Indonesian Achievement Awards” lantaran memiliki tingkat pendidikan, kesehatan dan hukum yang baik. Penghargaan ini diberikan Tri Uno Manajemen yang berpusat di Jakarta.
“Saya bersyukur atas penghargaan yang telah diberikan, dan penghargaan ini. Sebenarnya penghargaan ini juga sebagai cambuk buat saya untuk lebih meningkatkannya lagi,” Kepala Sekolah SMAN 1 Tumpang, Edy Parlindungan di ruangannya, Senin (15/7/2019).
Penghargaaan ini diadakan setiap tahunnya ini kata Edy memacu seluruh sekolah yang ada di Indonesia terus berlomba-lomba memiliki standar pendidikan yang tinggi atau lebih baik.
Dan dengan raihan sekolah yang dikenal dengan sebutan SMANETA yang saat ini dipimpin Edy menjadi penghargaan Indonesian Achievement Awards yang pertama didapat setelah berhasil lolos 15 terbaik se Indonesia.
“Saya waktu itu dikirimi surat yang isinya menyatakan SMANETA masuk nominasi ‘Indonesian Achievement Awards’. Akhirnya saya dan perwakilan guru-guru untuk mengambil penghargaan tersebut di Hotel Mercury Surabaya,” imbuhnya.
Ditambahkan Edy, semula dirinya masih bingung terkait pemanggilan atas penghargaan itu, dan setelah mendatangi acara, ternyata lokasi acara terdapat 50 sekolah yang diundang, “15 orang yang mendapatkan penghargaan dan lembaga saya adalah salah satunya,” kata bapak yang 2 anak ini.
Penghargaan tersebut kata Edy juga didapatkan salah satu perguruan tinggi yang sembilan tahun telah berkerjasama dengan Amerika, Taiwan dan Jepang, “Untuk itu saya langsung MOU dengan mereka agar anak-anak saya disini dapat diterima di sana,” terang Edy.
Sebagai informasi, SMA Negeri 1 Tumpang juga telah bekerjasama dengan STIKES, UNMER, dan UM.
Dari hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), menunjukan bahwa kurang lebih 50 peserta didik SMANETA berhasil masuk perguruan tinggi.
“Contohnya seorang siswi yang pernah menjabat sebagai Ketua OSIS, Syafiatul Maulidiya berhasil mendapatkan salah satu kursi pada pendidikan Dokter Hewan, Universitas Brawijaya,” tutup Edy.
Penulis: Bagus Yudistira
Editor: Pahala Simanjuntak




























