Jakarta, PONTAS.ID – Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Soekartono mengatakan bahwa pihaknya akan segera memanggil Lion Air guna membahas tragedi pesawat dengan nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di perairan Tanjung Karawang.
“Kami akan panggil untuk membahas masalah ini,” kata Bambang kepada wartawan di Jakarta, Rabu (7/11/2018).
Sebelumnya, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan, empat penerbangan terakhir pesawat Lion Air JT-610 mengalami kerusakan. Data tersebut didapat dari rekaman black box (kotak hitam) pesawat buatan Boeing tersebut.
Merujuk dari keterangan KNKT, Bambang menilai, Lion Air telah mengabaikan keselamatan penumpang sehingga mengakibatkan jatuhnya pesawat.
Dia menambahkan, jika Lion Air terbukti melanggar keselamatan, dengan menerbangkan pesawat yang mengalami kerusakan sehingga mengakibatkan korban jiwa, maka pemerintah harus menjatuhkan sanksi seberat-beratnya.
“Kalau sampai melanggar, mengabaikan masalah keselamatan dengan mencoba pesawat itu dengan penumpang tanpa adanya perbaikan, maka pemerintah harus memberikan sanksi seberatnya,” ujar Bambang.
Bambang mengungkapkan, sanksi berat merupakan akumulasi kesalahan Lion Air yang telah dilakukan sebelumnya.
“Itu berarti Lion Air sudah meremehkan nyawa karena dia mengoperasikan pesawatnya dalam kondisi buruk, kalau begitu cabut saja izinnya,” paparnya.
Editor: Luki Herdian



























