MPR: Jangan Pilih Caleg yang Hamburkan Uang Saat Kampanye

Wakil Ketua MPR Mahyudin (ist)

Kutai, PONTAS.ID – Wakil Ketua MPR, Mahyudin, menyebut biaya politik yang besar saat kampanye rentan menimbulkan praktik korupsi. Karena itu sebaiknya masyarakat berpikir ulang untuk memilih para calon, yang telah menghamburkan uang selama kampanye, jika ujung-ujungnya hanya akan melakukan tindak korupsi.

“Karena itu MPR merasa perlu untuk terus melaksanakan sosialisasi Empat Pilar, dan mengingatkan bahwa tindak pidana korupsi itu bertentangan dengan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia,” kata Mahyudin, Rabu (17/10/2018).

Selain itu, Sosialisasi Empat Pilar, kata dia, juga diharapkan mampu mengantarkan bangsa Indonesia melewati ketegangan akibat tahun politik dengan selamat. Karena ketegangan yang muncul jelang pilpres 2019 terasa sangat sengit dan bisa memicu terjadinya perpecahan setiap saat.

“Kami merasa penerapan nilai-nilai Pancasila itu sangat mendesak, jangan sampai menunggu setelah kita terpecah baru akan melaksanakan sila-sila Pancasila,” kata Mahyudin lagi.

Menurutnya, sistem demokrasi liberal yang berlaku di Indonesia, membuat kesempatan para calon yang memiliki modal finansial, punya peluang lebih besar. Apalagi jika mereka itu berasal dari kalangan artis dan selebritis yang sudah dikenal masyarakat. Sementara para akademisi, profesor, doktor dan ulama, memiliki kesempatan yang lebih kecil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here