Tak Cukup Bukti Jadi Tersangka MA Rehabilitasi Nama Baik Petinggi PN Medan

Mahkamah Agung

Jakarta, PONTAS.ID – Mahkamah Agung (MA) merahabilitasi nama baik Ketua Pengadilan Negeri Medan Marsudin Nainggolan dan Wakil PN Medan Wahyu Setyo Wibowo. Keduanya direhabilitasi karena tidak cukup bukti untuk ditetapkan sebagai tersangka pascaoperasi tangkap tangan yang dilakukan beberapa hari lalu di Medan, Sumatera.

“Bahwa dari beberapa orang yang diamankan KPK dalam OTT tersebut, Ketua PN dan Wakilnya dinyatakan tidak cukup bukti sehingga tentu kita langsung rehabilitasi,” kata Juru Bicara MA Suhadi dalam keterangan pers di Kantor Mahkamah Agung RI, Jakarta, Kamis (30/8).

Suhadi menegaskan, rehabilitasi dilakukan dengan cara mempublikasikan surat keputusan (SK) terkait hasil tim promosi mutasi (TPM) MA. Sebelum OTT KPK, Marsudin sudah mengantongi SK untuk bertugas sebagai hakim tinggi di Denpasar dan Wakil PN Medan Wahyu Setyo Wibowo menjadi Ketua Pengadilan TInggi Serang.

Proses rehabilitasi ini, kata dia, sementara diproses dan diperkirakan akan selesai dalam dua hari ke depan.

“Semua sedang dipersiapkan. Yang bersangkutan tetap pada posisi seperti semula terkait SK promosi yang diperoleh,” beber Suhadi.

KPK sebelumnya menangkap 4 orang hakim yakni Merry Purba, Sontan Merauke Sinaga termasuk Marsudin dan Wahyu. Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, hanya Merry yang dijerat KPK sebagai tersangka. Merry bersama panitera pengganti PN Medan Helpandi diduga menerima suap dari Tamin Sukardi, seorang terdakwa yang perkaranya diadili Merry.

Merry duduk sebagai hakim anggota bersama Sontan dengan ketua majelis hakim Wahyu. Tamin diduga memberikan SGD 280 ribu atau sekitar Rp 3 miliar ke Merry untuk mempengaruhi putusan perkaranya.KPK menetapkan Merry, Helpandi, dan Tamin serta orang kepercayaan Tamin bernama Hadi Setiawan sebagai tersangka.

Editor: Idul HM

Previous articleIngat, Lalulintas PIM akan Direkayasa Karena Proyek JPO
Next articleAFTA Council ke-32, Mendag Bahas Kemajuan Integrasi Ekonomi ASEAN 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here