Surabaya, PONTAS.ID – Informasi terkini ledakan bom di 3 gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018) pagi, dilaporkan menewaskan 4 orang dan 33 orang terluka, “Jumlah korban bertambah, 4 yang tewas dan 33 masuk ke rumah sakit,” kata Kabid Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera di lokasi gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel Madya Surabaya, Minggu.
Beberapa saat sebelumnya, Barung mengatakan bahwa korban tewas 3 orang dan 11 luka parah. “Untuk sementara, informasi yang masuk ke kami 3 meninggal dan 11 luka parah. Sementara itu, nanti kami update lagi,” ungkap Frans.
Sebelumnya diberitakan, empat ledakan bom yang diduga dilakukan oleh kelompok teroris terjadi di Surabaya menyasar tiga gereja yang sedang melakukan ibadah. Yang pertama Gereja Santa Maria Tak Bercela kemudian Gereja GKI Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) pada Minggu (13/5/2018)
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung mengatakan, dua orang tewas dan 13 orang menderita luka akibat ledakan di Gereja Santa Maria Tak Bercela. Sementara di GKI di Jalan Diponegoro satu orang perempuan tewas sementara dua lainnya terluka.
“Di Gereja Santa Maria Tak Bercela, satu orang meninggal di TKP sementara satu orang lainnya meninggal setelah sampai di rumah sakit,” kata Frans kepada wartawan di lokasi kejadian, Minggu (13/5/2018).
Satu yang meninggal di tempat kata Frans, merupakan pelaku bom bunuh diri, sementara 13 korban yang menderita luka-luka dua diantaranya anggota Kepolisian telah dibawa ke rumah sakit.
Sementara, itu dari Gereja GKI Jalan Diponegoro, seorang wanita meninggal dunia, “Dua orang dibawa ke rumah sakit,” kata Frans. (Kontri)
Editor: Hendrik JS




























