Jakarta, PONTAS.ID – Kini, Gerakan Nasional 1000 Startup Digital memasuki gelombang ketiga. Diawali dengan Ignition di Kota Jakarta. Dalam gelombang ketiga, Gerakan Nasional 1000 Startup Digital membawa konsep pelaksanaan baru. Lebih fokus dalam mematangkan konsep peserta dengan mendatangkan domain expert di bidang atau industri yang merupakan prioritas pembangunan pemerintah, yakni agrikultur, pendidikan, kesehatan, pariwisata, logistik, dan smart energy.
Tahapan Ignition Jakarta Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, Third Wave telah dimulai. Gerakan nasional yang ditujukan untuk membangun 1000 rintisan perusahaan digital di Indonesia. Ide gerakan dimulai ketika Presiden Joko Widodo berkunjung ke Sillicon Valley awal tahun 2016.
“Banyak potensi di Indonesia, tapi kita jangan cuma jadi marketnya saja. Harus jadi pemainnya. Gerakan ini akan memiliki konsep baru dalam pelaksanaannya,” kata Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Lis Sutjiati dalam rilis yang diterima PONTAS.ID, Jakarta, Selasa, (24/4/18).
Dalam Gelombang ketiga, Gerakan 1.000 Startup Digital lebih fokus mematangkan konsep peserta dengan mendatangkan domain expert di bidang atau industri yang merupakan fokus dari prioritas pembangunan pemerintah. Bidang industri yang menjadi prioritas adalah agrikultur, pendidikan, kesehatan, pariwisata, logistik, dan smart energy.
President Marketing JNE Eri Palgunadi menjelaskan berbagai aspek mengenai bisnis logistik di Indonesia. Ia menyebut membutuhkan solusi bagaimana memperpendek alur bisnis yang saat ini berlangsung panjang. “Alur di dalam logistik itu panjang. Ini tugas untuk kalian dan juga kami untuk memendekkan alur ini. Minimal memberikan gagasan untuk masalah ini,” paparnya.
Itje Chodidjah dari Badan Standardisasi Nasional Pendidikan mengupas beragam tantangan di bidang pendidikan di Indonesia. Sekaligus mendorong terobosan dengan teknologi digital untuk melakukan percepatan peningkatan kompetensi SDM di Indonesia. “Peningkatan kapasitas guru dan siswa tidak akan terjangkau secara luas jika tidak ada intervensi digital,” katanya.
Melalui Gerakan 1000 Startup Digital, setiap tahun ditargetkan tercipta 200 startup digital secara berkelanjutan hingga Tahun 2020. Target akhir dari gerakan itu adalah menjadikan Indonesia “The Digital Energy of Asia” dengan membangun 1000 startup digital di Indonesia.




























