Jakarta, PONTAS.ID – Kegiatan gelar pakan murah (GPM) Cabai Rawit Merah yang diinisiasi oleh Kementan melalui Pasar Mitra Tani, di lokasi Rusunawa Pengadegan Jakarta selatan, disambut dengan antusias warga. Pasalnya, harga cabai yang dewasa ini tembus ratusan ribu rupiah per/kg, pada kesempatan ini hanya dijual senilai 32 ribu/Kg.
“Kami sebagai warga rusunawa Pengadegan sangat terbantu sekali dengan adanya pergelaran pangan murah seperti ini. Rasanya sangat senang bisa membeli cabai dengan harga semurah ini di tengah pandemi yang semuanya serba sulit. Kami sangat membutuhkan hal seperti ini, kalau bisa ke depannya kegiatan seperti ini digelar satu bulan sekali,” ujar salah seorang warga yang mengaku bernama Ine saat ditemui PONTAS.id di Lokasi, Kamis, (1/4/21).
Sementara itu, dalam menekan penyebaran Covid-19, kegiatan jual beli pangan murah tersebut dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Sebanyak 48 Warga Rusunawa yang telah mendaftar melalui aplikasi whatsApp guna membeli pangan murah itu. Dan saat pengambilan barang pun diwajibkan untuk menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak),” tukas Djoko, pengurus RT 12/1
Pada kesempatan yang sama, Denny Eswant Kosasih sebagai analisis ketahanan pangan di kementerian pertanian mengatakan bahwa pihaknya sudah ditargetkan membawa 100 kg Cabai.
“Selain menerapkan protokol kesehatan, kami juga membatasi satu warga hanya dapat membeli maksimal 2 Kg, sebab di tahap kedua kami hanya membawa 50 Kg saja. Kita sudah dua hari di sini dan ini hari terakhir kita menggelar kegiatan pangan murah di Rusunawa Pengadegan ini,” tandasnya
Sebagai informasi, GPM di Rusunawa Pengadegan hanya membawa stok pangan seperti; Beras segar TTI 150 kg, Cabai merah keriting 25 kg, Cabai rawit merah 50 kg, Bawang merah 25 kg, Bawang putih 25 kg, Gula pasir 40 kg, Minyak goreng 50 kg, Telur ayam 72 kg, Daging rendang 40 kg, Daging sop 10 kg dan Daging ayam 10 ekor.
Penulis: Yos Casa Nova F
Editor: Rahmat Mauliady




























