Pasuruan, PONTAS.ID – Menjadi bupati tidak cukup hanya merespons satu persoalan. Di saat masyarakat melihat satu masalah, seorang pemimpin daerah harus memikirkan ribuan kebutuhan yang tersebar di seluruh Kabupaten Pasuruan khususnya.
Hal ini disampaikan oleh aktivis Pasuruan bernama Anjar, di tengah tuntutan perbaikan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, penguatan sektor pertanian, serta penataan birokrasi yang selama ini menghadapi keterbatasan SDM. Ia juga menegaskan, Bupati Rusdi Sutejo dituntut menjaga agar arah pembangunan tetap jelas dan kondusivitas daerah tetap terpelihara.
Demi mewujudkan hal tersebut, ia juga mengatakan bahwa kritik dan saran sangat diperlukan. Tapi, kata Anjar tidak sekedar kritik dan saran yang dibutuhkan untuk menjaga kondusivitas, melainkan juga solusi.
“Kritik dan saran tentu diperlukan. Namun, Pasuruan akan lebih cepat maju apabila kritik disertai solusi, pengawasan disertai partisipasi, dan perbedaan disatukan oleh tujuan yang sama, yaitu kesejahteraan masyarakat paling utama,” kata Anjar Aktivis Pasuruan, Minggu (14/6/2026).
Ia juga menegaskan bahwa membangun Pasuruan tidak bisa dikerjakan oleh hanya satu orang saja, melainkan didalamnya terdapat kontribusi antara pemimpin dan rakyatnya.
“Membangun Pasuruan bukan pekerjaan satu orang, melainkan kerja bersama antara pemimpin dan rakyatnya,” pungkasnya.
Penulis : Abdullah
Editor : Fajar Virgyawan Cahya




























