Hadiri PKN, Ini Pesan Menteri Syahrul

Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyatakan bahwa seorang pemimpin harus memiliki kemampuan leadership serta role model perubahan. Hal tersebut disampaikan pada saat penutupan kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat III, Angkatan XVII, Tahun 2020 di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian, Ciawi, (8/12/2020).

“Pemimpin harus berpikir cerdas, tepat, serta bertindak secara responsif dan inovatif dalam melakukan perubahan untuk meningkatkan kinerja di birokrasi yang dipimpinnya,” ujar Syahrul dalam keterangan resmi Barantan yang dikutip PONTAS.id, Rabu (9/12/2020).

Mentan Syahrul mengharapkan supaya peserta PKN mengimplementasikan proyek perubahan yang telah dirancang dan dibangun dengan penuh dedikasi maupun pemikiran yang komprehensif tersebut di unit kerja masing-masing.

“Pemimpin strategis harus sebagai motor penggerak perubahan yang lebih baik dari yang sebelumnya dan memiliki kemampuan dalam membangun sinergi di internal maupun dengan pihak eksternal supaya kinerjanya semakin meningkat,” pungkasnya

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil menyebutkan bahwa sejalan dengan tugas strategis yang diberikan Mentan SYL untuk mengawal Gratieks supaya ekspor komoditas pertanian meningkat.

Sebab itu pihaknya melakukan penguatan kesisteman perkarantinaan dengan berbagai inovasi berupa aplikasi, fasilitas pemeriksaan baik sarana dan prasarana laboratorium, serta kemampuan petugasnya untuk dapat memastikan kesehatan dan keamanan produk sesuai protokol ekspor negara mitra dagang.

“Ini adalah tugas kami untuk mengawal juga memastikan agar kesehatan dan keamanan produk pertanian yang dilalulintaskan harus dipenuhi sehingga terjamin dinegara tujuan, dan akan terus mendorong pelaku usaha meningkatkan kemampuan produksi, kualitas produknya serta jaminan keberterimaan dan pendampingan pemenuhan persyaratan ekspor,” tutup Jamil.

Sebagai informasi, PKN yang baru pertama kali dilakukan di Kementerian Pertanian mengusung tema “Membangun Pembangunan Berkelanjutan Mendukung Daya Saing Produk Pertanian” diikuti 59 orang peserta dari berbagai instansi diantaranya 3 orang peserta dari Badan Karantina Pertanian. Dan bersamaan dengan acara penutupan PKN tersebut diadakan Pameran Inovasi Proyek Perubahan dari masing-masing peserta.

Berikut peserta dari Badan Karantina Pertanian dengan Proyek Perubahannya :

1. Dr. Ir. A.M. Adnan, MP Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati dengan Aplikasi PERSIA (Aplikasi Protokol Ekspor Indonesia);

2. drh. Sriyanto, M.Si., Ph.D Kepala Balai Besar Uji Standar Karantina Pertanian dengan Aplikasi SILA-QU dan Aplikasi E-SMI;

3. Andi Yusmanto, SP, MM, Kepala Balai Besar Karantina Makassar dengan Aplikasi E-Mosi (Elektronik Monitoring Sertifikat);

Penulis: Rahmat Mauliady
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here