DPR Optimistis Irigasi Sumber Ketahanan Pangan

Jakarta, PONTAS.ID – Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras menyebutkan rehabilitasi Jaringan Irigasi Pamarayan Barat, di Kabupaten Serang, Provinsi Banten akan memberikan dampak positif kepada masyarakat sekitar, terutama dalam menunjang sumber air bagi sektor pertanian di wilayah tersebut.

Hal ini disampaikannya saat memimpin saat memimpin kunjungan Komisi V DPR RI di kantor Wika Lestari, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Kamis (192020).

“Rehabilitasi Jaringan Irigasi Pamarayan Barat ini merupakan proyek multiyears contract, yang sampai saat ini sudah mencapai 98 persen pengerjaannya dan pada tahun 2021 akan selesai 100 persen,” ujarnya melaui keterangan tertulisnya yang diterima PONTAS.id Sabtu, (21/11/2020).

Menurutnya irigasi akan menunjang sumber air bagi sektor pertanian. Diharapkan akan memberikan dampak positif kepada masyarakat mulai dari ketersedian air yang akan berbanding lurus dengan hasil panen petani yang ikut meningkat.

“Kita berharap kedepannya masyarakat dan pemerintah setempat berperan aktif untuk menjaga kebersihan irigasi tersebut supaya dapat dirasakan manfaatnya dengan jangka waktu yang lama. Nilai investasinya juga sangat besar, maka ini harus menjadi tanggungjawab bersama untuk menjaganya,” jelas Politisi Gerindra itu.

“Kita berharap kedepannya masyarakat dan pemerintah setempat berperan aktif untuk menjaga kebersihan irigasi tersebut supaya dapat dirasakan manfaatnya dengan jangka waktu yang lama. Nilai investasinya juga sangat besar, maka ini harus menjadi tanggungjawab bersama untuk menjaganya,” harap Andi Iwan Darmawan.

Senada, anggota Komisi V DPR RI, Tubagus Haerul Jaman mengatakan sejauh ini hasil capaian proyek rehabilitasi Jaringan Irigasi Pamarayan Barat sudah berjalan dengan baik.

“Dari awalnya, memang proyek rehabilitasi irigasi ini untuk memberikan solusi permasalahan-permasalahan yang ada di Banten, khususnya Kabupaten Serang, Kota Cilegon, dan Kota Serang tentang permasalahan air untuk pertanian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelumnya masyarakat di daerah tersebut mengalami kesulitan mendapatkan suplai air untuk pertanian.

“Mudah-mudahan rencana Kementerian PUPR menyelesaikan proyek irigasi ini pada tahun 2021 bisa terealisasi meski pandemi masih terus melanda,” pungkasnya

 

Penulis: Rahmat Mauliuady
Editor: Luki Herdian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here