Akibat Corona, Produsen Motor Indonesia Terancam Setop Jualan

Sepeda Motor Viar
Sepeda Motor Viar

Jakarta, PONTAS.ID – Produsen sepeda motor Viar dan Benelli di Indonesia terancam tidak bisa jualan imbas wabah virus corona yang melanda Cina sejak akhir Desember lalu. Kegiatan bisnis komponen motor berpotensi berhenti secara perlahan mulai bulan depan.

Pemegang merek Benelli di dalam negeri, Benelli Motor Indonesia (BMI) mengatakan kegiatan bisnis terancam sebab pihaknya mengandalkan impor completely knock down (CKD) dari Cina untuk merakit motor-motor merek Benelli di Indonesia.

Seperti diketahui Benelli merupakan merek asal Italia, namun statusnya dimiliki perusahaan asal Cina, Zhejiang Qianjiang Motorcycle Group. Qianjiang Motorcycles sendiri merupakan bagian dari grup Geely (Zhejiang Geely Holding Group). Prinsipal dan pabrik Benelli ini berlokasi di Wenling, Cina.

“Ya Januari sampai Maret kami masih bisa jualan lah,” kata Direktur BMI, Steven Kentjana Putra melalui sambungan telepon, Selasa (18/2/2020).

Ia mengatakan kini pihaknya mengandalkan pasokan komponen berdasarkan stok yang diimpor pada akhir Desember 2019. Saat itu Benelli memang sengaja melakukan pengapalan komponen lebih banyak dari biasanya sebab mengantisipasi libur panjang tahun baru Cina.

Beberapa model Benelli yang terancam berjenis retro yaitu Motobi hingga Patagonian Eagle.

“Sebelum isu corona meluas kami emang masukkan lebih banyak karena tahun baru Cina pabrik libur dua minggu. Ini bisa nutupin Januari- Maret. Nah April, Mei atau kuartal dua yang terganggu,” ungkap dia.

Senada, produsen motor merek lokal Viar juga demikian. Marketing Communication Triangle Motorindo (Viar) Franky Osmond memaparkan bila produksi di Indonesia terancam berhenti karena suplai komponen terganggu.

Menurut Franky Viar biasa mengandalkan komponen motor listrik dan baterai dari Cina, namun kini hanya sisa stok yang diprediksi habis bulan depan.

“Kalau syukurnya itu kami ada stok untuk cover. Jadi berhenti total tidak, karena kami stok,” kata Frangky.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Riana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here