
Musi Rawas, PONTAS.ID – Warga desa Bumi Agung, kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan mengeluhkan infrastruktur di wilayahnya yang rusak parah dan sejak lama tidak diperbaiki. Warga pun mempersoalkan anggaran perbaikan jalan sebesar Rp.3,3 miliar yang dikelola Dinas PU Bina Marga Kabupaten Musi Rawas.
Padahal jalan desa ini menjadi akses utama warga sekitar menuju wilayah tetangga, desa Mana Resmi, kecamatan Muara Beliti.
“Saya harap pemerintah daerah segera memperbaiki jalan di desa kami yang rusak, karena sudah 5 tahun tidak di perbaiki. Pemda jangan menutup mata dan harus bertanggungjawab,” kata salah seorang warga Bumi Agung, bernama Tri, Selasa (30/4/2019)
Menanggapi hal ini, Kepala Desa Bumi Agung, Hawaladi mengaku telah mengajukan permohonan perbaikan jalan tersebut kepada Bupati Musirawas melalui Dinas PU Bina Marga.
“Saya sangat mengharapkan agar pemerintah daerah kabupaten Musi Rawas segera memperbaiki jalan desa yang rusak. Jalan yang mengalami kerusakan parah juga terdapat di beberapa titik yang tidak jauh dari rumah saya,” kata Hawaladi.
Terpisah, aktivis penggiat anti korupsi kabupaten Musi Rawas, Julisnto mendesak Dinas PU Bina Marga Musi Rawas, segera melakukan perbaikan terhadap jalan yang menjadi akses utama perekonomian warga tersebut.
“Jika tidak bisa dianggarkan secara khusus seharusnya bisa dialihkan dari anggaran pemeliharaan jalan dan jembatan Zona-I yang besarnya Rp.3,3 miliar. Agar penggunaan anggaran efektif serta memenuhi azas pemerataan,” kata Julisnto.
Dia pun mengaku heran, Pemkab Musi Rawa bisa melakukan pembiaran terhadap kondisi jalan tersebut selama 5 tahun. “Terkesan untuk menurus 1 titik desa saja tak mampu,” kata dia.
Namun, hingga berita ini dipublikasi, pihak Dinas PU Bina Marga (PUBM) belum dapat dimintai tanggapannya. Saat dicoba konfirmasi, kantor PUBM dalam keadaan terkunci dengan sistem access control finger print (akses sidik jari).
Penulis: Zainuri
Editor: Pahala Simanjuntak



























