Sasar Warga dan Pelajar, Polsek Buay Madang Gencarkan Vaksinasi

OKU Timur, PONTAS.ID – Kepolisian Sektor Buay Madang, OKU Timur, Sumatera Selatan terus menggencarkan program vaksinasi Covid-19. Vaksinasi bagi pelajar dan masyarakat umum dari desa Sumber Agung ini dilakukan juga untuk mendukung pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SMP PGRI Sumber Agung.

“Tidak terkecuali bagi kelompok usia 12 tahun – 17 tahun dan masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin. Percepatan vaksinasi untuk usia pelajar ini dibutuhkan agar pembelajaran tatap muka terbatas bisa lebih aman,” jelas Kapolsek Buay Madang, Iptu Jumeidi kepada PONTAS.id, di lokasi vaksinasi, Kamis (30/9/2021).

Vaksinasi kata Kapolsek, merupakan salah satu upaya untuk mendapatkan kekebalan tubuh (imun). “Selain itu, vaksin ini adalah salah satu alat latihan untuk sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh dapat mrningkatkan imun dan kondisi kita menjadi lebih kuat saat virus Corona masuk le dalam tubuh,” terang Jumeidi.

Selanjutnya kata Kapolsek, pelajar dapat mengikuti pembelajaran secara tatap muka, bertemu dengan guru dan tentu dengan teman sekolah.

“Tetapi, meski demikian, sekolah, guru dan peserta didik wajib mematuhi protokol kesehatan khususnya dalam menjalankan PTM. Kita berharap, meski pandemi namun kita selalu menghasikan generasi penerus bangsa yang sehat dan tangguh,” papar Kapolsek lebih jauh.

“Kami imbau kepada masyarakat yang belum mendapatkan vaksin, demi kesehatan bersama untuk ikut vaksin gratis di tempat pelayanan kesehatan dan juga di gerai Polri,” tutupnya.

Pantauan PONTAS.id di lokasi , kegiatan ini diikuti kurang lebih 200 peserta dari siswa dan masyarakat. dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat wajib masker dan jaga jarak.

Turut hadir jajaran anggota Polsek buay madang, relawan tenaga kesehatan, perangkat desa, serta tenaga pendidik smp PGRI Sumber Agung.

Penulis: M. Abdi Nurroin
Editor: Fajar Virgyawan Cahya

Previous articleGatot Tuding TNI Disusupi Komunisme, DPR: PKI Itu Masa Lalu
Next articlePeringati G30S PKI, Firli Samakan Laten Korupsi dengan Komunis