Jakarta, PONTAS.ID – Sebanyak 33 guru mengikuti Wisuda Akbar Sekolah Guru Indonesia Master Teacher Bantu Guru Indonesia (SGI MT BAGI) Angkatan ke-42 wilayah Sumatera Selatan, Sumsel, di Kabupaten Banyuasin, Senin (21/6/2021).
Bupati Banyuasin, Askolani serta Wakil Bupati, Slamet Somosentono tampak hadir dalam acara yang digelar di Auditorium Pemerintah Kabupaten Banyuasin ini.
“SGI sejalan dengan program Bupati yakni Banyuasin Cerdas, begitu juga dengan program-program Dompet Dhuafa di Banyuasin, Sumatera Selatan sangat sesuai dengan program Banyuasin Bangkit,” kata Bupati.
Bupati menilai, anak-anak muda Dompet Dhuafa (DD) hebat-hebat dalam mengelola program pemberdayaan masyarakat dari dana umat,”Ini memberi pembelajaran bagi kita yang diberi amanah mengurus masyarakat,” kata Bupati.
Dalam kesempatan itu, Kusworo Nursidik selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sumatera Selatan mengungkapkan, SGI disiapkan untuk mencetak guru berkarakter 3P (Pengajar, Pendidik & Pemimpin).
“Sebagai ikhtiar memperbaiki kualitas pendidikan yang bermula dari kualitas guru. SGI program pendayagunaan zakat melalui investasi Sumber Daya Manusia,” kata Kusworo.
Berbagai Program Dompet Dhuafa Sumsel kata Kusworo, selalu mendapat dukungan dari Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin, “Terimakasih atas dukungan Bupati, Wakil Bupati, serta Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Banyuasin,” imbuhnya.
Dia berharap, para alumni SGI mampu menjadi guru-guru kreatif, inovatif, dan menyongsong pendidikan yang berbasis teknologi.
Selain itu kehadiran program-program DD Sumsel di Banyuasin seperti DD Farm Sentra Ternak, Aksi Layan Sehat, Paket Sembako Cekal Corona, Tebar Zakat Fitrah, Tebar Hewan Kurban dan Dai Pemberdayaan, “Dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Banyuasin,” pungkasnya.
Hadir dalam acara ini, General Manager Pendidikan & Budaya Dompet Dhuafa (DD), Herman Budiarto
Penulis: Ahmad Rahmansyah
Editor: Pahala Simanjuntak




























