Sayangi Anak Anda! Hindari RPTRA Bawang Putih Jakarta Utara

Kondisi fasilitas dan sarana prasarana Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Bawang Putih di RW.06, Kelurahan Kebon Bawang, Jakarta Utara

Jakarta, PONTAS.IDRuang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Bawang Putih kini tak lagi ramah bagi anak. Berbagai fasilitas RPTRA yang berada di RW.06, Kelurahan Kebon Bawang, Jakarta Utara saat ini kondisinya tak terawat sehingga mengancam keselamatan anak.

“Nanti saya cek kelapangan,” kata Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Utara, Joko Santoso, saat dihubungi wartawan melalui ponselnya, Jumat (22/3/2019).

Menurut Joko, penanganan RPTRA bukan hanya tanggungjawab pihaknya, tetapi melibatkan beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait, seperti Kelurahan, Suku Dinas (Sudin) Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LKH), Sudin PPAPP serta pengelola yang berada di masing-masing RPTRA.

Masih menurut Joko, pihaknya hanya melakukan pengawasan, sedangkan kendalimpengelolaan RPTRA dipimpin langsung Lurah setempat bersama enam tenaga pengelola yang ditempatkan di setiap RPTRA.

“Contohnya pengantian tong sampah, itu dilakukan oleh Sudin LKH, sedangkan pengelolaan RPTRA seperti tenaga listrik sarana dan prasarana lainnya merupakan tugas pengelola RPTRA,”pungkasnya.

Dari pantauan wartawan, saluran air yang berada tak jauh dari gerbang masuk RPTRA Bawang Putih, baik dari sisi Utara maupun Selatan sebagian tidak memiliki tutup saluran dan sebagian lainnya sudah rusak. Kondisi ini berpotensi menimbulkan cedera bagi anak jika sampai terperosok ke dalamnya.

Sementara itu, di dekat ruang perpustakaan, tampak kabel listrik menjuntai memanjang dengan sudut sekitar 45 derajat dari atap RPTRA menuju areal permainan RPTRA.

Tidak jauh dari ruang pengelola RPTRA, terdapat tiang lampu taman yang tidak memiliki lampu dan sisi atasnya yang terdapat terminal listrik dengan kabel terbuka yang dapat dijangkau dengan mudah anak-anak yang bermain.

Kondisi ini semakin diperparah dengan tutup tong tong sampah yang berada di areal bermain sudah tidak ada lagi, bahkan terdapat tiang tong sampah yang terbuat dari bahan loga berpotensi mencelakai anak saat bermain lantaran satu dari dua tong sampah tersebut sudah tidak ada lagi.

Selain itu, di gerbang masuk sisi Utara, selain adanya saluran air yang tanpa tutup, juga terlihat sepeda motor terparkir menutup areal masuk RPTRA.

Penulis: Suwarto
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here