BPN Prabowo-Sandi Bantah Terlibat Aksi 211

Jakarta, PONTAS.ID – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mempersilakan kubu Jokowi-Maruf Amin melaporkan pihaknya terkait dugaan melibatkan anak berkampanye di aksi 2 November 2018 yang lalu, atau lebih dikenal dengan Aksi 211.

Laporan tersebut dilayangkan Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade menegaskan bahwa Aksi 211 tidak ada hubungannya dengan pihaknya.

“Silakan saja kalau memang kubunya Pak Jokowi melaporkan kubu kami itu hak mereka. Terserah saja mereka mau laporan apa ya monggo silakan. Tapi yang jelas aksi bela tauhid tidak ada urusan dengan BPN, Pak Prabowo, dan Bang Sandi,” kata Andre saat dihubungi, Rabu (14/11/2018).

Menurut Andre, laporan yang diajukan TKN Joko Widodo-Ma’ruf Amin telah mengada-ada. Lebih lanjut, menurut Andre, kubu tim pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin merasa panik lantaran elektabilitasnya stagnan.

“Aksi bela Tauhid yang ngadain siapa? Masak BPN, Pak Prabowo, Bang Sandi. Itu umat yang protes. Mereka panik, Pak Jokowi panik ngomongnya Sontoloyo, politik genderuwo baperan sekarang. Menular ke timnya sehingga timnya mengada-ada, masak aksi bela tauhid bilang BPN yang salah,” sambung Andre.

Andre mengatakan, pihaknya akan memantau dan melihat hasil penyelidikan yang dilakukan Bawaslu. “Yang pasti kami akan hadapi di Bawaslu,” ujar Andre.

Editor: Luki Herdian

Previous articleBPH Migas dan Polri Gelar Workshop Pengawasan BBM Satu Harga
Next articleSindir Prabowo-Sandi, Hasto: Sebentar-sebentar Minta Maaf