Pramono Maklumi Gorengan Isu TKA Marak di Tahun Politik

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung saat berbicang dengan wartawan di Kompleks Istana

Jakarta, PONTAS.ID – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menegaskan, bahwa Perpres 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) hanya untuk mempermudah “Administrasi” penggunaan TKA kelas menengah ke atas.

Selama ini proses administrasi TKA tersebut kerap berhadapan dengan proses administrasi yang lama dan berbelit-belit, kata Pramono usai mengikuti Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/4/2) sore.

Pramono mencontohkan, seorang direktur yang sudah bekerja di Indonesia terpaksa harus keluar dulu ke Singapura untuk izin sementara baru masuk lagi ke Indonesia untuk kembali bekerja.

“Nah yang begitu-begitu yang diatur dipermudah. Jadi bukan mempermudah tenaga kerja asing untuk masuk. Bukan, sama sekali bukan,” tegas Pramono, seperti dikutip dari laman setkab.go.id, Kamis (19/4/2018).

Yang kedua, ini juga berkaitan dengan misalnya jabatan seorang direktur keuangan mau pindah jabatan menjadi direktur operasi, sebelumnya harus mendapatkan izin dulu. “Itu. Terlalu berbelit-belit. Nah sekarang itulah yang dipermudah,” kata dia.

Level Medium ke Atas
Pramono pun memaklumi jika ada yang menggoreng-goreng penerbitan Perpres 20/2018 tersebut, sebab, Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) sudah di depan mata.

Untuk itu, kepada pihak-pihak yang keberatan terhadap terbitnya Perpres 20/2018 itu, Pramono berharap agar membaca dulu Perpres tersebut sebelum menyampaikan pendapat, “Banyak yang belum membaca Perpres sudah kemudian menanggapi,” ungkap Pramono.

Seskab menegaskan kembali, bahwa penerbitan Perpres tentang Penggunaan TKA itu sama sekali tidak berhubungan dengan tenaga non-skill, “Namun hanya pada level medium ke atas, manajer, general manager, dan direktur yang akan memperpanjang izin kerjanya itu tidak perlu kemudian balik dulu ke Singapura baru ke sini,” kata dia.

Editor: Hendrik JS

Previous articleMenteri KKP: Wisatawan dan Warga Harus Memelihara Kebersihan
Next articlePolri Selidiki Pidana Dugaan Penjualan Data oleh Facebook

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here