Libur Lebaran, PLN Pastikan Listrik Ibu Kota Aman

Ilustrasi jaringan distribusi listik PLN Dis Jaya

Jakarta, PONTAS.ID – Konsumsi listrik DKI Jakarta saat libur lebaran turun 50 persen dari beban puncak rata-rata per hari yang mencapai 5.000 MW.

“Biasanya beban puncak DKI Jakarta mencapai 5.000 MW di siang hari dan 4.800 MW di malam hari. Kita prediksikan saat libur lebaran konsumsi listrik DKI Jakarta seperti tahun-tahun sebelumnya akan turun sampai 2.500 hingga 3.000 MW,” ujar GM PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya (Dis Jaya), M. Ikhsan Asaad, di Jakarta, Rabu (13/6/2018).

Penurunan konsumsi listrik ini, lanjut Ikhsan sudah diantisipasi PLN. “Penurunan tersebut akibat tutupnya industri-industri dan bisnis yang tutup tidak melakukan aktifitas seperti biasanya,” imbuhnya.

Ikhsan menjelaskan, pasokan listrik DKI Jakarta disuplai oleh tujuh Sub Sistem dengan kapasitas total pasokan listrik DKI Jakarta mencapai 11.353 MW yang disalurkan ke 55 gardu induk 150/20 kV dan 1 gardu induk 70/20kV.

“Pasokan listrik DKI Jakarta terhubung dengan kabel interkoneksi dan cadangan yang tersedia mencapai 8.000 MW,” terang dia.

Berdasarkan perkiraan pihaknya, Ikhsan memperkirakan beban jelang malam Takbir adalah sebesar 2.818 MW di siang hari dan 2.922 MW pada malam hari.

“Sementara beban saat hari H lebaran Idul Fitri diprediksi sebesar 2.527 MW pada siang hari dan 2830 MW pada malam hari,” pungkasnya.

Editor: Hendrik JS

Previous articlePolemik e-KTP Djarot, Yasonna Heran Camat Tak Tahu Prosedur
Next articleDidampingi Bobby, Presiden Salat Ied di Kebun Raya Bogor