Kamar Penuh! DKI Cari Alternatif Tempat Isolasi Mandiri

Jakarta, PONTAS.ID – Pemprov DKI Jakarta tengah membuka lokasi baru tempat isolasi mandiri pasien terpapar Covid-19. Pasalnya, lokasi yang telah disiapkan telah penuh dalam waktu yang cukup singkat.

Pemprov DKI Jakarta sebelumnya membuka sejumlah wisma untuk isolasi pasien Covid-19 dengan kategori tanpa gejala (OTG di Graha Wisata Ragunan, Jakarta Selatan; Graha Wisata TMII, Jakarta Timur.

“Keterisiannya (lokasi isolasi mandiri) cepat sekali jadi penuh,” kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti kepada wartawan, Senin (21/6/2021).

Widyastuti mengatakan pasien Covid-19 dengan tanpa gejala (OTG) tak harus semuanya di bawa ke tempat isolasi. Ia meminta masyarakat untuk melakukan isolasi di rumah masing-masing.

“Sehingga kami mengajak bagaimana warga mampu melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing,” ujarnya.

Widyastuti menyebut akan membuka lokasi isolasi baru di Rusun Nagrak di Cilincing, Jakarta Utara. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan puskesmas di sejumlah wilayah untuk membantu penanganan awal pasien Covid-19.

“Termasuk apabila dalam proses karantina tadi menjadi lebih buruk misalkan harus juga disiapkan mekanismenya,” ujarnya.

Selain itu, Widyastuti juga mengajak masyarakat di sekitar lingkungan yang dijadikan lokasi isolasi untuk mendukung. Menurutnya, diperlukan kerja sama semua pihak dalam menangani pandemi Covid-19.

“Bahwa ini kerja bersama ini diperlukan dukungan masyarakat, jadi kita bayangkan kalau itu menyerang keluarga kita, kalau masih ada stigma nanti siapa yang merawat kalau bukan kita, kita jaga bersama,” katanya.

Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta Sarjoko sebelumnya mengatakan bahwa di Rusun Nagrak ada 5 tower yang disiapkan untuk tempat isolasi. Satu tower masing-masing terdiri dari 225 unit.

DKI Tertinggi
Sebagai informasi, hingga hari ini bertambah 5.014 kasus positif Covid-19 di Ibu Kota. Secara nasional, hari ini merupakan jumlah kasus harian tertinggi sejak pandemi melanda Indonesia, yakni sebanyak 14.536 kasus.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan hari ini, akumulasi kasus positif di Indonesia telah tembus 2 juta lebih dengan rincian 2.004.445. Dari jumlah itu, 1.801.761 orang dinyatakan sembuh dan 54.956 lainnya meninggal dunia.

Provinsi DKI Jakarta menjadi penyumbang kasus terbanyak dengan 5.014 kasus. Sebagai informasi, dalam lima hari ini tambahan kasus positif di DKI selalu tertinggi dibandingkan provinsi lain. Rata-rata kasus di DKI dalam lima hari terakhir sebanyak 4 ribu kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI, Dwi Oktavia sebelumnya sempat mengatakan, lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta terjadi imbas aktivitas mudik lebaran 2021.

“Selama periode libur kemarin banyak yang melakukan perjalanan luar kota lalu kembali ke Jakarta. Kita lihat tujuan perjalanan yang kembali ke Jakarta memang terbanyak dari daerah yang angka kasusnya meningkat saat ini,” kata Dwi, pekan lalu.

Penulis: Heru Mindarto
Editor: Ahmad Rahmansyah

Previous articleBlunder THR PLN, Kemnaker Turun Tangan Upayakan Mediasi
Next articlePeningkatan Penularan Covid-19 Terhadap Anak Harus Diwaspadai