23 Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu, Polres Sergai Gelar Rakor

Sergai, PONTAS.ID – Setelah kecelakaan diperlintasan Kereta Api di Dusun I Desa Sei Buluh, Kecamatan Perbaungan beberapa hari yang lalu, dimana merenggut 5 korban jiwa dan 4 Luka berat, ternyata hal ini menjadi perhatian cukup serius dari Kapolres Serdang Bedagai (Sergai) AKBP Ali Machfud.
Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi, dimana sebelumnya sudah banyak memakan korban, tapi tidak ada lembaga/instansi yang bertanggung jawab, maka Kapolres Sergai diwakili Wakapolres Sergai, Kompol Syofyan dengan mengundang/melibatkan Pemkab Sergai, PT KAI, Jasa Raharja dan pihak terkait,  bertempat di Aula Patriatama Polres Sergai, Rabu (29/6/2022).
Rakor beragendakan pemasangan palang pintu pada perlintasan rel KA (Kereta Api), yang melintasi badan jalan antar kecamatan/desa di Kabupaten Serdang Bedagai,tanggung jawab siapa.
Wakapolres Sergai, Kompol Syofyan dalam sambutannya mengatakan, dalam rangka melaksanakan rapat kordinasi terkait lakalantas, yang kerap terjadi  di jalur Kereta Api tanpa palang pintu.
“Perlu masukan  dan saran dari seluruh peserta rapat, untuk kepedulian agar tidak terulang lagi kecelakaan lalu lintas di rel kereta api,” ujarnya.
Bupati Sergai, Darma Wijaya diwakili oleh Asisten III, Kaharuddin, mengapresiasi kepada Kapolres Sergai dan jajaran, yang begitu peduli terkait meningkatnya Laka Lantas di perlintasan KA tanpa palang pintu.
“Banyaknya intensitas kendaraan yang melintas di perlintasan KA tanpa palang pintu ini menjadi perhatian. Tentunya dengan diskusi kita bisa menentukan pendapat, tentang siapa dan berbuat apa untuk antisipasi lakalantas di perlintasan KA,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Kasat Lantas Polres Sergai AKP Gandhi memaparkan diskusi terkait  pencegahan Laka Lantas di perlintasan KA.
Sedangkan Kadis Perhubungan Sergai, Gunawan mengatakan, untuk perlintasan KA merupakan wewenang Balai Tehnik Perkeretaapian yang berkantor di Medan.
“Bapak Bupati sudah menyurati Balai Tehnik PT KAI, terkait pembangunan palang pintu rel kereta api. Banyaknya pembangunan palang pintu tergantung balai berapa nantinya dibangun sehingga bisa mengisi petugas,” ujarnya.
Disebutkannya, bahwa Dinas Perhubungan sudah melakukan upaya pemasangan rambu-rambu, sebelum perlintasan KA.
Dari pihak Jasa Raharja terkait lakalantas di perlintasan KA di Desa Sei Buluh yang memakan korban sebanyak 5 orang, korban lakalantas kereta KA sudah diberikan santunan baik yang meninggal dunia dan luka-luka.
“Pemasangan rambu lalu lintas sudah kita lakukan, namun baru satu bulan rambu yang kita pasang sudah hilang,” sebut perwakilan dari Jasa Raharja.
Perwakilan PT Kereta Api Indonesia (PT.KAI), Sukono yang hadir dalam rakor tersebut mengungkapkan, “bahwa tanggung jawab pemasangan palang pintu KA,berada  pada Dirjen Perkereta Apian Balai Teknik Kereta Api. Dan di Serdang Bedagai ada lebih dari 23 perlintasan KA yang tidak mempunyai palang pintu”,ungkapnya.
Rakor diakhiri dengan kesimpulan, Pemkab Sergai akan menyurati Dirjen Perkeretaapian Balai Tekhnik Kereta Api, terkait pemasangan palang pintu pada perlintasan KA.
Disisi lain, Dinas Perhubungan akan melakukan upaya pemasangan rambu rambu sebelum perlintasan KA dan mengedukasi masyarakat untuk patuh dan tidak menerobos palang pintu KA.
Turut hadir, personel Sat Lantas Polres Sergai, Polsuska PT. KAI dan Kepala Stasiun Teluk Mengkudu.
Penulis: Andy Ebiet
Editor: Fajar Virgyawan Cahya
Previous articleForum DOB Se-Wilayah Tobi Minta DPR Pertimbangkan Aspriasi Rakyat Kabupaten Pegunungan Bintang
Next articleGanja untuk Keperluan Medis Dimungkinkan..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here