Jembatan Tanipah Sudah Lama Direlokasi, Bukan Ditelantarkan

ADVERTORIAL

Kabupaten Banjar, PONTAS.ID – Plt Camat Aluh-Aluh Aditya Yudi Dharma menyatakan, jembatan Desa Tanipah yang sempat ambruk telah difaslitiasi dan direlokasi oleh pemerintah Kabupaten Banjar ke titik baru. Bahwa ada informasi tentang warga mengeluh sulit beraktivitas akibat jembatan ditelantarkan pasca ambruk dinilainya tidak bena

Hal itu disampaikan Aditya Yudi Dharma menanggapi sebuah berita yang terkesan pemerintah menelantarkan jembatan tersebut, di Aluh-Aluh, Jumat (20/5/2022). Dikatakannya, foto yang beredar tersebut adalah foto yang diambil tahun lalu, dan baru viral sekaran

Dijelaskannya, pasca runtuhnya jembatan gantung itu, kegiatan sehari hari warga sekitar menggunakan jembatan Pelangi yang letaknya tak jauh dari jembatan gantung. Keberadaan jembatan Pelangi sangat penting dan besar manfaatnya bagi masyarakat, sebagai jembatan alternati

Sebagai jembatan alternatif fungsi jembatan ini sangat dirasakan warga dan juga sudah memenuhi standar keselamatan dan sudah dipakai oleh warga sejak tahun 201

Menurut Aditya jembatan Pelangi dibangun bersumber APBDes Perubahan TA 2019 dengan anggaran sebesar Rp 337.548.000 dengan panjang jembatan 86 meter dan lebar 1,9 mete

“Untuk pembongkaran jembatan gantung terdahulu dilaksanakan dari akhir tahun 2021 sampai Januari 2022, jembatan gantung terdahulu yang rusak itu sudah tidak dilewati warga semenjak jembatan alternatif (jembatan pelangi) terbangun pada 2019,” jelasny

Untuk membuktikan kebenaran informasi tersebut, Plt Camat Aluh Aluh Aditya Yudi Dharma bersama Kasi Trantib Ajidinor untuk melihat langsung keberadaan jembatan Pelangi tersebut, dan disambut Pembakal Desa Tanipah Badaruddi.

Badaruddin mengatakan,  warganya saat ini menggunakan jembatan Pelangi dan tidak mempermasalahkan tidak difungsikannya lagi jembatan gantung yang ambruk, karena jika dibangun kembali ada faktor alam yang tak memungkinka

“jika pelaksanaan pembangunan  jembatan kembali, warga mengusulkan dibuatkan jembatan gantung karena lebih efisien dari penggunaan, perahu bisa lewat  jika air pasang,” ungkapny

Adanya jembatan Pelangi ini kegiatan warga tak ada kendala, dan mempunyai sisi yang sangat positif. Baik Plt Camat maupun Pembakal menyatakan, saat ini tidak ada jembatan yang rusak dan tanpa ada perbaikan, kemudian meluruskan jika jembatan gantung memang tak difungsikan lagi dan fungsinya digantikan oleh jembatan Pelang

 

Penulis: M Amin

Editor: Rahmat Mauliady

 

 

 

Previous articleHari Jadi Banjar Diisi Lomba dan Pameran Pembangunan
Next articleLagi, KPK Lantik 43 Pejabat Fungsional