Pembukaan Stadion Kanjuruhan Digaungkan, Pemkab Malang Soroti Prokes

Malang, PONTAS.ID – Rencana pembukaan fasilitas olahraga yang berada di dalam area Stadion Kanjuruhan Kepanjen sangat ini tengah digaungkan. Untuk mengantisipasi kerumunan, Kepala Dinas Pemuda dan olahraga diminta oleh Bupati Malang untuk berkoordinasi dengan satuan tugas Covid-19 .

Menurut Kadispora Kabupaten Malang Nasarudin, pihaknya mengundang Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan untuk pembukaan fasilitas olahraga di area stadion kanjuruhan Malang. “Beliau (Bupati Malang) menyarankan untuk rapat dengan Satgas Covid-19 serta mengundang dinas terkait, dan hari ini kami laksanakan rapat koordinasi tersebut,” kata Nasaruddin usai dibubungi awak media, Jumat siang (26/11/21).

Dari hasil rapat koordinasi tersebut, semua pihak sepakat fasilitas olahraga di area luar stadion Kanjuruhan akan di buka setelah Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Dengan di bukanya fasilitas olah raga, tentunya nanti akan berdampak pembukaan pedagang yang ada di sekitar stadion Kanjuruhan, namun tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) serta kami masih menunggu penerapan PPKM level yang ada di Kabupaten Malang yang saat ini menerapkan Level 2,” jelas Nasarudin.

Kadispora berharap Level di Kabupaten Malang tetap di 2 dengan demikian pembukaan fasilitas olah raga bisa di lakukan, “Mudah mudahan Level kita bisa tetap di 2 bahkan bisa turun di Level 1 agar kami bisa dengan mudah mengoperasikan fasilitas olah raga tersebut, dan sesuai kesepakatan di buka di awal tahun depan ini,” terangnya.

Seperti diketahui, fasilitas olah raga yang berada di area stadion Kanjuruhan Malang ini sejak dua tahun lalu sudah di tutup untuk umum, karena bisa menimbulkan kerumunan masyarakat.

Pihaknya berharap dengan di bukanya fasilitas olah raga ini khususnya para pedagang bisa berjualan kembali dengan tetap menerapkan Prokes, “Walaupun dengan segala keterbatasan akibat penerapan prokes, kami mengaku senang karena dengan dibukanya fasilitas tersebut perekonomian kita terutama para pedagang pulih kembali seterti dulu, dan yang terpenting penerapan prokes itu yang perlu kita jaga,” pungkas Nasarudin.

 

Penulis: Achmad Soeseno/Bagus Yudistira

Editor: Rahmat Mauliady

Previous articleDPRD Dukung Pemkab Kendal Basmi Rokok Ilegal
Next articleRUU TPKS, Kepedulian DPR Dengar dan Respons Publik soal Isu Kekerasan Seksual

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here