Bupati Malang Tinjau Vaksinasi di Kejaksaan Negeri Kepanjen

Malang, PONTAS.ID – Untuk mempercepat target Vaksinasi, Kejaksaan Negeri Kepanjen bekerjasama dengan pemkab Malang melaksanakan Vaksinasi massal di halaman belakang kantor Kejaksaan Negeri Kepanjen.

Bupati Malang H.M Sanusi dan Kepala Kejaksaan Negeri Kepanjen Edi Handoyo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di halaman Kantor target 250 peserta per hari selama 4 hari ke depan.

Menurut Bupati Malang H.M Sanusi, percepatan vaksinasi di Kabupaten Malang ini untuk mencapai target yang dilaksanakan Pemerintah Pusat.

“Kami (Pemkab Malang) membuka diri untuk siapa saja dalam hal vaksinasi, agar target yang di tetapkan Pemerintah Pusat dapat terlaksana di daerah,” kata Bupati Malang usai meninjau vaksinasi di Kantor Kejaksaan Negeri Kepanjen, Rabu pagi (21/7).

Bupati mengucapkan terima banyak kepada Kejaksaan Negeri Kepanjen yang telah ikut serta dalam pelaksanaan vaksinasi massal.

“Saya ucapkan terima kasih banyak pada Pak Kajari Kepanjen yang telah membantu dan memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi di kantor Kejaksaan ini,” imbuhnya.

Bupati berharap dengan adanya kegiatan vaksinasi maka masyarakat dapat meningkatkan imun serta kekebalan tubuh sehingga apabila suatu saat terpapar covid 19 tapi tidak akan parah dan tidak bergejala, untuk itu pihaknya mengimbau masyarakat agar segera mendatangi tempat vaksin yang disediakan Pemkab Malang.

“Saya lihat pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Malang selalu dipadati masyarakat, itu berati antusias masyarakat sangat tinggi untuk di vaksin. Saya tekankan juga vaksin ini aman dan halal, karena saya dan Pak Kajari sudah melaksanakan vaksin beberapa waktu lalu di Pendopo Kepanjen,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kajari Kepanjen, Edi Handoyo, pelaksanaan vaksinasi di kantor Kejaksaan ini di ikuti 1000 peserta yang di bagi 4 hari. “Jadi tiap hari kami melaksanakan vaknisasi sebanyak 250 peserta dengan menerapkan Protokol kesehatan ketat seperti menjaga jarak tiap peserta yang masuk di ukur suhu tubuhnya dan wajib cuci tangan, jadi walaupun pesertanya tiap hari 250 pererapan prokes ketat tetap di tekankan agar tidak timbul penularan,” terang Edi Handoyo.

Pihaknya berharap pelaksanaan percepatan vaksinasi ini masyarakat Kabupaten Malang terbebas dari covid 19.

“Harapan saya, setelah pelaksanaan percepatan vaksinasi ini seluruh masyarakat terbebas dari covid 19 dan masyarakat dapat melaksanakan kegiatan sehari hari tanpa ada rasa ketakutan dan was-was,” pungkas Kajari Kepanjen Edi Handoyo.

 

 

Penulis: Achmad Soeseno
Editor: Rahmat Mauliady

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here