Jakarta, PONTAS.ID – Sebanyak 2,2 ribu ton hasil perkebunan asal Provinsi Sumatera Utara dilepas menuju negara tujuan ekspor melalui Pelabuhan Laut Belawan pada Kamis, (10/12/2020). Komoditas ekspor yang mencapai nilai ekonomi sebesar Rp. 53,8 milyar ini menjadi bagian dari pelepasan ekspor raya dalam menyambut Hari Perkebunan Nasional ke-63 Tahun 2020.
Kepala Karantina Pertanian Belawan, Hasrul menyebutkan dari data pada sistem IQFAST Barantan, ekspor pertanian di wilayah kerjanya terus bertumbuh.
Selama Januari sampai 10 Desember 2020 mencapai 1,2 juta ton dengan nilai mencapai Rp 22,6 triliun.
“Jumlah eksportir dibanding tahun sebelumnya bertambah 19 eksportir baru, 10 komoditi baru dan 7 negara tujuan baru,” ungkap Hasrul saat melakukan pelepasan ekspor di gudang milik eksportir KPG, Sumatera Utara dalam keterangan resmi Barantan yang dikutip PONTAS.id, Jumat (12/11/2020).
Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo secara virtual melepas ekspor komoditas sektor perkebunan melalui pelabuhan laut dan bandar udara di 22 unit pelaksana karantina pertanian termasuk Karantina Pertanian Belawan. Dirinya melepas langsung 26 ton arang kelapa milik PT Chocoal Indonesia menuju Irak di Scientia Square Park, Tanggerang.
“Hari ini saya bersama Gubernur Jawa Barat dan Bupati Tanggerang dan seluruh jajaran eselon 1 di lingkup Kementerian Pertanian dan ekspor kita hari ini tidak lain adalah mencoba melakukan optimalisasi berbagai produk sektor pertanian,” kata pria yang biasa di sapa SYL
Kementan terus mendorong untuk akselerasi ekspor sektor pertanian kebeberapa negara yang ada. Hal ini sesuai arahan Presiden RI, Joko Widodo untuk melakukan pemulihan ekonomi menjadi priorifas ditengah pandemi Covid-19 yang masih terjadi diseluruh dunia.
Sebagai informasi, dari 22 pintu ekspor empat diantaranya disaksikan secara virtual terhubung langsung dengan Menteri Pertanian. Yakni Belawan, Pekanbaru, Manado dan Lampung. Secara total berjumlah 94,9 ribu ton dengan nilai ekonomi mencapai Rp. 1,68 triliun. Ragam komoditas sebanyak 10 jenis seperti kelapa dan turunannya, karet, kopi, kakao dan pinang dengan 44 negara tujuan antara Cina, Rusia, Lativa, Inggris dan lainnya.
Penulis: Rahmat Mauliady
Editor: Pahala Simanjuntak




























